halaman 1
BAYI
anak memiliki suatu ciri yang khas yaitu selalu tumbuh dan berkembang sejak konsepsi sampai
berakhirnya masa remaja. ini yang membedakan anak dengan dewasa. anak bukan dewasa kecil. anak menunjukkan ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan yang sesuai dengan usianya.Pertumbuhan yaitu bertambahnya ukuran dan jumlah sel dan jaringan interselular, berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur badan sebagian atau keseluruhan, sehingga dapat diukur
dengan satuan panjang dan berat.Perkembangan yaitu bertambahnya struktur dan fungsi badan yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa dan sosialisasi dan kemandirian.
Pertumbuhan terjadi secara simultan dengan perkembangan. Berbeda dengan pertumbuhan,-
perkembangan yaitu hasil interaksi kematangan susunan saraf pusat dengan organ yang dipengaruhinya, contoh nya perkembangan sistem neuromuskuler, kemampuan bicara, emosi
sosialisasi. Kesemua fungsi itu berperan penting dalam kehidupan kita yang utuh.Proses tumbuh kembang anak memiliki beberapa ciri-ciri yang saling berkaitan. Ciri ciri itu yaitu, antaralain :
-Perkembangan memiliki pola yang tetap. Perkembangan fungsi organ badan terjadi menurut dua hukum yang tetap, yaitu: Perkembangan terjadi lebih dahulu di area proksimal (gerak kasar) lalu berkembang ke bagian distal seperti jari-jari yang memiliki kemampuan gerak halus (pola proksimodistal). Perkembangan terjadi lebih dahulu di area kepala, lalu menuju ke arah kaudal atau anggota badan (pola sefalokaudal).
-Perkembangan memiliki tahap yang berurutan.
Tahap perkembangan pasien anak mengikuti pola yang teratur dan berurutan. Tahap-tahap
itu tidak bisa terjadi terbalik, contoh nya anak terlebih dahulu mampu membuat lingkaran
sebelum mampu membuat gambar kotak, anak mampu berdiri sebelum berjalan dan sebagainya.
- Perkembangan memicu perubahan,
Perkembangan terjadi bersamaan dengan pertumbuhan. Setiap pertumbuhan ditambah dengan perubahan fungsi. contoh nya perkembangan intelegensia pada pasien anak akan menyertai pertumbuhan otak dan serabut saraf.
-Pertumbuhan dan perkembangan pada tahap awal menentukan perkembangan lalu .Setiap anak tidak akan bisa melewati satu tahap perkembangan sebelum ia melewati tahapan sebelumnya. contoh pasien anak tidak akan bisa berjalan sebelum ia bisa berdiri. pasien anak tidak akan bisa berdiri jika pertumbuhan kaki dan bagian badan lain yang terkait dengan fungsi berdiri anak terhambat. sebab itu perkembangan awal ini yaitu masa kritis sebab menentukan perkembangan lalu .
- Pertumbuhan dan perkembangan memiliki kecepatan yang berbeda. Sebagaimana pertumbuhan, perkembangan memiliki kecepatan yang berbedabeda, baik dalam pertumbuhan fisik maupun perkembangan fungsi organ dan perkembangan pada masing-masing
anak .
- Perkembangan berkolerasi dengan pertumbuhan.
Pada saat pertumbuhan berlangsung cepat, perkembangan pun demikian, terjadi peningkatan
mental, memori, daya nalar, asosiasi dan lain-lain. anak sehat, bertambah umur, bertambah
berat dan tinggi badannya dan bertambah kepandaiannya.
Proses tumbuh kembang anak juga memiliki prinsip yang saling berkaitan. prinsip itu yaitu antaralain :
a. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Tumbuh Kembang anak . biasanya anak memiliki pola pertumbuhan dan perkembangan normal yaitu hasil interaksi banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak . tentang faktor-faktor itu antara lain:
--Faktor dalam (internal) yang berpengaruh pada tumbuh kembang anak ,antaralain :
-Jenis kelamin, Fungsi reproduksi pada anak wanita berkembang lebih cepat dibandingkan laki laki. namun sesudah melewati masa pubertas, pertumbuhan anak laki-laki akan lebih cepat.
- Genetik (heredokonstitusional) yaitu bawaan anak yaitu potensi anak yang akan menjadi ciri khasnya. Ada beberapa kelainan genetik yang berpengaruh pada tumbuh kembang anak seperti kerdil.
- Ras atau etnik atau bangsa.
anak yang dilahirkan dari ras atau bangsa Amerika, maka ia tidak memiliki faktor herediter ras atau bangsa negara kita atau sebaliknya.
-Keluarga, Ada kecenderungan keluarga yang memiliki postur badan tinggi, pendek, gemuk atau kurus.
- Umur.Kecepatan pertumbuhan yang pesat yaitu pada masa prenatal, tahun pertama kehidupan dan masa
remaja.
b.Perkembangan yaitu hasil proses kematangan dan belajar. Kematangan yaitu proses intrinsik yang terjadi dengan sendirinya, sesuai dengan potensi yang ada
pada personal . Belajar yaitu perkembangan yang berasal dari latihan dan usaha. Melalui belajar, anak memperoleh kemampuan memakai sumber yang diwariskan dan potensi yang dimiliki anak .
c. Pola perkembangan dapat diramalkan.
ada persamaan pola perkembangan bagi semua anak . sehingga perkembangan pasien
anak dapat diramalkan. Perkembangan berlangsung dari tahapan biasa ke tahapan khusus , dan terjadi berkesinambungan.
--. Faktor luar (ekstemal).
A. Faktor Prenatal
-. Kelainan imunologi,Eritobaltosis fetalis muncul atas dasar perbedaan golongan darah antara janin dan ibu sehingga ibu membentuk antibodi terhadap sel darah merah janin, lalu melalui plasenta masuk dalam
peredaran darah janin dan memicu hemolisis yang lalu memicu hiperbilirubinemia dan Kem icterus yang memicu kerusakan jaringan otak.
-. Anoksia embrio,Anoksia embrio yang dipicu oleh gangguan fungsi plasenta memicu pertumbuhan terganggu.
- Psikologi ibu,Kehamilan yang tidak diinginkan, perlakuan salah atau kekerasan mental pada ibu hamil dan lain-lain,
-. lnfeksi,lnfeksi pada trimester pertama dan kedua oleh TORCH (Toksoplasma, Rubella, Sitomegalo virus,
Herpes simpleks) memicu kelainan pada janin: katarak, bisu tuli, mikros efali, retardasi mental dan kelainanjantung kongenital.
-. Gizi,Nutrisi ibu hamil terutama dalam trimester akhir kehamilan akan mempengaruhi pertumbuhan janin.
-. Mekanis,Posisi fetus yang abnormal bisa memicu kelainan kongenital seperti club foot.
-. Toksin atau zat kimia,Beberapa obat-obatan seperti Amlnopterin, Thalldomid memicu kelainan kongenital
seperti palatoskisis.
-. Endokrin,Diabetes melitus memicu makrosomia, kardiomegali, hiperplasia adrenal.
- Radiasi,Paparan radium dan sinar Rontgen dapat memicu kelainan pada janin seperti mikrosefali, spina bifida, retardasi mental dan deformitas anggota gerak, kelainan kongential mata, kelainan jantung.
B. Faktor Persalinan
Komplikasi persalinan pada bayi seperti trauma kepala, asfiksia memicu kerusakan jaringan otak.
C. Faktor sesudah Persalinan
-Sosio-ekonomi,Kemiskinan selalu berkaitan dengan kekurangan makanan, kesehatan lingkungan yang jelek dan ketidaktahuan, akan menghambat pertumbuhan anak .
-Lingkungan pengasuhan, Pada lingkungan pengasuhan, interaksi ibu-anak sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak .
- Stimulasi,Perkembangan memerlukan rangsangan atau stimulasi khususnya dalam keluarga, contoh nya penyediaan alat mainan, sosialisasi anak , keterlibatan ibu dan anggota keluarga lain terhadap kegiatan anak .
- Obat-obatan,Pemakaian kortikosteroid jangka lama akan menghambat pertumbuhan, demikian halnya
dengan pemakaian obat perangsang terhadap susunan saraf yang memicu terhambatnya produksi hormon pertumbuhan.
- Psikologis,Hubungan anak dengan pasien sekitarnya. pasien anak yang tidak dikehendaki oleh pasien tuanya atau anak yang selalu merasa tertekan, akan mengalami hambatan di dalam pertumbuhan dan perkembangannya.
- Endokrin,Gangguan hormon, contoh nya pada penyakit hipotiroid memicu anak mengalami
hambatan pertumbuhan.
- Gizi Untuk tumbuh kembang bayi, diperlukan zat makanan yang kuat .
-. Penyakit kronis atau kelainan kongenital, Tuberkulosis, anemia, kelainan jantung bawaan
memicu retardasi pertumbuhan jasmani.
-Lingkungan fisis dan kimia.,Lingkungan sering dinamakan melieu yaitu tempat anak itu hidup yang berfungsi sebagai penyedia kebutuhan dasar anak (provider). Sanitasi lingkungan yang kurang baik, kurangnya sinar matahari, paparan sinar radioaktif, zat kimia tertentu (Pb, Mercuri, rokok, ) memiliki dampak yang negatif terhadap pertumbuhan anak .
D.Aspek-aspek perkembangan yang dipantau.
-Kemampuan bicara dan bahasa yaitu aspek yang berkaitan dengan kemampuan untuk memberi tanggapan terhadap suara, berbicara, berkomunikasi, mengikuti perintah dan sebagainya.
-. Sosialisasi dan kemandirian yaitu aspek yang berkaitan dengan kemandirian anak
(makan sendiri, membereskan mainan selesai bermain}, berpisah dengan ibu atau pengasuh anak ,
bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungannya, dan sebagainya.
- Gerak kasar atau motorik kasar yaitu aspek yang berkaitan dengan kemampuan anak melakukan
pergerakan dan sikap badan yang melibatkan otot-otot besar seperti duduk, berdiri, dan sebagainya.
-. Gerak halus atau motorik halus yaitu aspek yang berkaitan dengan kemampuan anak
melakukan gerakan yang melibatkan bagian-bagian badan tertentu dan dilakukan oleh otot-otot
kecil, namun memerlukan koordinasi yang cermat seperti mengamati sesuatu, menjimpit, menulis,
dan sebagainya.
E. . Periode Tumbuh Kembang anak .
Tumbuh-Kembang anak berlangsung secara teratur, saling berkaitan dan berkesinambungan yang
dimulai sejak konsepsi sampai dewasa.Tumbuh kembang anak terbagi dalam beberapa periode.
berdasar beberapa kepustakaan, maka periode tumbuh kembang anak yaitu antaralain :
---Masa prenatal atau masa intra uterin (masa janin dalam kandungan).
Masa ini dibagi menjadi 3 periode, yaitu :
... Masa zigot atau mudigah, sejak saat konsepsi sampai umur kehamilan 2 minggu.
... Masa embrio, sejak umur kehamilan 2 minggu sampai 8 atau 12 minggu.
Ovum yang sudah dlbuahi dengan cepat akan menjadl suatu organisme, terjadi diferensiasi
yang berlangsung dengan cepat, terbentuk sistem organ dalam badan .
... Masa janin atau fetus, sejak umur kehamilan 9 atau 12 minggu sampai akhir kehamilan.
Masa ini terdiri dari 2 periode yaitu:
a. Masa fetus dini yaitu sejak umur kehamilan 9 minggu sampai trimester kedua kehidupan intra
uterin. Pada masa ini terjadi percepatan pertumbuhan, pembentukan jasad kita sempurna.
Alat badan sudah terbentuk dan mulai berfungsi.
b. Masa fetus lanjut yaitu trimester akhir kehamilan.
Pada masa ini pertumbuhan berlangsung pesat ditambah perkembangan fungsi-fungsi. Terjadi
transfer lmunoglobin G (lg G) dari darah ibu melalui plasenta. Akumulasi aasam lemak esensial
seri Omega 3 (Docosa Hexanic Acid) dan Omega 6 (Arachldonlc Acid) pada otak dan retina.
Periode yang paling penting dalam masa prenatal yaitu trimester pertama kehamilan. Pada periode
ini pertumbuhan otak janin sangat peka terhadap pengaruh lingkungan janin. Gizi kurang pada ibu
hamil, infeksi, merokok dan asap rokok, minuman beralkohol, obat-obat, bahan-bahan toksik, pola
asuh, depresi berat, faktor psikologis seperti kekerasan terhadap ibu hamil, dapat memicu
pengaruh buruk bagi pertumbuhan janin dan kehamilan. Pada setiap ibu hamil, disarankan untuk
selalu memperhatikan gerakan janin sesudah kehamilan 5 bulan.
Agar janin dalam kandungan tumbuh dan berkembang menjadi anak sehat, maka selama masa intra
uterin, pasien ibu diharapkan:
... Menjaga kesehatannya dengan baik.
... Selalu berada dalam lingkungan yang menyenangkan.
... memperoleh nutrisi yang sehat untuk janin yang dikandungnya.
... Memeriksa kesehatannya secara teratur ke sarana kesehatan.
... Memberi stimulasi dini terhadap janin.
... Tidak mengalami kekurangan kasih sayang dari suami dan keluarganya.
... Menghindari stres baik fisik maupun psikis.
... Tidak aktif berat yang membahayakan kondisi kehamilannya.
---Masa bayi (infancy) umur 0 - 11 bulan.
Pada masa ini terjadi adaptasi terhadap lingkungan dan terjadi perubahan sirkulasi darah, dan
mulainya berfungsi organ-organ. Masa neonatal dibagi menjadi 2 periode:
a. Masa neonatal dini,umur 0 - 7 hari.
b. Masa neonatal lanjut, umur 8 - 28 hari.
Hal yang paling penting agar bayi lahir tumbuh dan berkembang menjadi anak sehat yaitu :
... Bayi lahir ditolong oleh tenaga kesehatan yang terlatih, di sarana kesehatan yang memadai.
... Untuk mengantisipasi risiko buruk pada bayi saat dilahirkan, jangan terlambat pergi kesarana
kesehatan bila dirasakan sudah saatnya untuk melahirkan.
... Saat melahirkan sebaiknya didampingi oleh keluarga yang menenangkan perasaan ibu.... Sambutlah kelahiran anak dengan perasaan penuh suka cita dan penuh rasa syukur. Lingkungan
yang seperti ini sangat membantu jiwa ibu dan bayi yang dilahirkannya.
... Berikan ASI sesegera mungkin. Perhatikan refleks menghisap diperhatikan oleh sebab
berkaitan dengan masalah pemberian ASI.
c. Masa post (sesudah ) neonatal, umur 29 hari sampai 11 bulan.
Pada masa ini terjadi pertumbuhan yang pesat dan proses pematangan berlangsung secara
terus menerus terutama meningkatnya fungsi sistem saraf.
pasien bayi sangat bergantung pada pasien tua dan keluarga sebagai unit pertama yang
dikenalnya. Beruntunglah bayi yang memiliki pasien tua yang hidup rukun, bahagia dan
memberi yang terbaik untuk anak . Pada masa ini, kebutuhan akan pemeliharaan kesehatan
bayi, memperoleh ASI eksklusif selama 6 bulan penuh, diperkenalkan kepada makanan pendamping
ASI sesuai umurnya, diberikan imunisasi sesuai jadwal, memperoleh pola asuh yang sesuai.
Masa bayi yaitu masa dimana kontak erat antara ibu dan anak terjalin, sehingga dalam masa ini,
pengaruh ibu dalam mendidik anak sangat besar.
--- Masa anak dibawah lima tahun (anak pasien balita , umur 12-59 bulan).
Pada masa ini, kecepatan pertumbuhan mulai menurun dan ada kemajuan dalam perkembangan
motorik (gerak kasar dan gerak halus) dan fungsi ekskresi.
Periode penting dalam tumbuh kembang anak yaitu pada masa pasien balita . Pertumbuhan dasar yang
berlangsung pada masa pasien balita akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak lalu .
Sesudah lahir terutama pada 3 tahun pertama kehidupan, pertumbuhan dan perkembangan sel-sel
otak masih berlangsung; dan terjadi pertumbuhan serabut serabut syaraf dan cabang-cabangnya,
sehingga terbentuk jaringan syaraf dan otak yang kompleks. Jumlah dan pengaturan hubunganhubungan antar sel syaraf ini akan sangat mempengaruhi segala kinerja otak, mulai dari kemampuan
belajar berjalan, mengenal huruf, hingga bersosialisasi.
Pada masa pasien balita , perkembangan kemampuan bicara dan bahasa, kreativitas, kesadaran sosial,
emosional dan intelegensia berjalan sangat cepat yaitu landasan perkembangan berikutnya.
Perkembangan moral dan dasar-dasar kepribadian anak juga dibentuk pada masa ini, sehingga
setiap kelalnan atau penyimpangan sekecll apapun apablla tidak dideteksl apalagi tidak ditangani dengan
baik, akan mengurangi kualitas sumber daya kita dilalu hari.
--- Masa anak prasekolah (anak umur 60 - 72 bulan).
Pada masa ini, pertumbuhan berlangsung dengan stabil. Terjadi perkembangan dengan aktivitas
jasmani yang bertambah dan meningkatnya ketrampilan dan proses berfikir.
Memasuki masa prasekolah, anak mulai menunjukkan keinginannya, seiring dengan pertumbuhan
dan perkembangannya.
Pada masa ini, selain lingkungan di dalam rumah maka lingkungan di luar rumah mulai diperkenalkan.
anak mulai senang bermain di luar rumah. anak mulai berteman, bahkan banyak keluarga yang
menghabiskan sebagian besar waktu anak bermain di luar rumah dengan cara membawa anak ke
taman-taman bermain, taman-taman kota, atau ke tempat-tempat yang menyediakan fasilitas
permainan untuk anak .
Sepatutnya lingkungan-lingkungan itu menciptakan suasana bermain yang bersahabat untuk
anak (child friendly environment). Semakin banyak taman kota atau taman bermain dibangun untuk
anak , semakin baik untuk menunjang kebutuhan anak .
Pada masa ini anak dipersiapkan untuk sekolah, untuk itu panca indra dan sistim reseptor penerima
rangsangan dan proses memori harus sudah siap sehingga anak mampu belajar dengan baik. Perlu
diperhatikan bahwa proses belajar pada masa ini yaitu dengan cara bermain.
pasien tua dan keluarga diharapkan dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan anak nya,
agar dapat dllakukan intervensl dini bila anak mengalami kelainan atau gangguan.
---Tahapan perkembangan anak menurut umur
Mengangkat kepala setinggi 45 derajat
... menggerakkan kepala dari kiri atau kanan ke tengah.
... melihat dan menatap wajah anda.
... mengoceh spontan atau bereaksi dengan mengoceh.
menggenggam pensil.
... meraih benda yang ada dalam jangkauannya.
... memegang tangannya sendiri.
... berusaha memperluas pandangan.
... mengarahkan matanya pada benda-benda kecil.
... mengeluarkan suara gembira bernada tinggi atau memekik.
... tersenyum saat melihat mainan atau gambar yang menarik saat bermain sendiri.
... duduk (sikap tripoid - sendiri)
... belajar berdiri, kedua kakinya menyangga sebagian berat badan.
... merangkak meraih mainan atau mendekati pasien .
... memindahkan benda dari ta suka tertawa keras.
... beraksi terkejut terhadap suara keras.
... membalas tersenyum saat diajak bicara atau tersenyum.
... mengenal ibu dengan penglihatanm penciuman, pendengaran, kontak.
... berbalik dari telungkup ke terlentang.
... mengangkat kepala setinggi 90 cm,
... mempertahankan posisi kepala tetap tegak dan stabil.
... menggenggam pensil.
... meraih benda yang ada dalam jangkauannya.
... memegang tangannya sendiri.
... berusaha memperluas pandangan.
... mengarahkan matanya pada benda-benda kecil.
... mengeluarkan suara gembira bernada tinggi atau memekik.
... tersenyum saat melihat mainan atau gambar yang menarik saat bermain sendiri.
... duduk (sikap tripoid - sendiri)
... belajar berdiri, kedua kakinya menyangga sebagian berat badan.
... merangkak meraih mainan atau mendekati pasien .
... memindahkan benda dari tangan satu ke tangan yang lain.
... memungut 2 benda, masing-masing lengan pegang 1 benda pada saat yang
bersamaan.
... memungut benda sebesar kacang dengan cara meraup.
... bersuara tanpa arti, mamama, bababa, dadada, tatata.
... mencari mainan atau benda yang dijatuhkan.
... bermain tepuk tangan atau ciluk baa.
... bergembira dengan melempar benda.
... makan kue sendiri.
mengangkat benda ke posisi berdiri.
... belajar berdiri selama 30 detik atau berpegangan di kursi.
... dapat berjalan dengan dituntun.
... mengulurkan lengan atau badan untuk meraih mainan yang diinginkan.
... mengenggam erat pensil.
... memasukkan benda ke mulut.
... mengulang menirukan bunyi yang didengarkan.
... menyebut 2-3 suku kata yang sama tanpa arti.
... mengeksplorasi sekitar, ingin tau, ingin menyentuh apa saja.
... beraksi terhadap suara yang perlahan atau bisikan.
... senang diajak bermain “ciluk baa .
... mengenal anggota keluarga, takut pada pasien yang belum dikenali.
... berdiri sendiri tanpa berpegangan.
... membungkung memungut mainan lalu berdiri kembali.
... berjalan mundur 5 langkah.
... memanggil ayah dengan kata “papa . memanggil ibu dengan kata “mama
... menumpuk 2 kubus.
... memasukkan kubus di kotak.
... menunjuk apa yang diinginkan tanpa menangis atau merengek, anak bisa
mengeluarkan suara yang menyenangkannatau menarik tangan ibu.
... memperlihatkan rasa cemburu atau bersaing.
berdiri sendiri tanpa berpegangan selama 30 detik.
... berjalan tanpa terhuyung-huyung.
... bertepuk tangan, melambai-lambai.
... menumpuk 4 buah kubus.
... memungut benda kecil dengan ibu jari dan jari telunjuk.
... menggelindingkan bola kearah sasaran.
... menyebut 3-6 kata yang memiliki arti.
... membantu atau menirukan pekerjaan rumah tangga.
... memegang cangkir sendiri, belajar makan - minum sendiri.
umur 18-24 bulan
umur 24-36 bulan
umur 36-48 bulan
umur 48-60 bulan
... jalan naik tangga sendiri.
... dapat bermain dengan sendal kecil.
... mencoret-coret pensil pada kertas.
... bicara dengan baik memakai 2 kata.
... dapat menunjukkan 1 atau lebih bagian badan nya saat diminta.
... melihat gambar dan dapat menyebut dengan benar nama 2 benda atau lebih.
... membantu memungut mainannya sendiri atau membantu mengangkat piring
jika diminta.
... makan nasi sendiri tanpa banyak tumpah.
... melepas pakiannya sendiri.
... berdiri 1 kaki 2 detik.
... melompat kedua kaki diangkat.
... mengayuh sepeda roda tiga.
... menggambar garis lurus.
... menumpuk 8 buah kubus.
... mengenal 2-4 warnah.
... menyebut nama, umur, tempat.
... mengerti arti kata di atas, dibawah, di depan.
... mendengarkan cerita.
... mencuci dan mengeringkan tangan sendiri.
... mengenakan celana panjang, kemeja baju.
... berdiri 1 kaki 6 detik.
... melompat-lompat 1 kaki.
... menari.
... menggambar tanda silang.
... menggambarlingkaran.
... menggambar pasien dengan 3 bagian badan .
... mengancing baju atau pakian boneka.
... menyebut nama lengkap tanpa di bantu.
... senang menyebut kata-kata baru.
... senang bertanya tentang sesuatu.
... menjawab pertanyaan dengan kata-kata yang benar.
... bicara mudah dimengerti.
... bisa membandingkan atau membedakan sesuatu dari ukuran dan bentuknya.
... menyebut angka, menghitung jari.
... menyebut nama-nama hari.
... berpakian sendiri tanpa di bantu.
... bereaksi tenang dan tidak rewel saat ditinggal ibu.
berjalan lurus.
... berdiri dengan 1 kaki selama 11 detik.
... menggambar dengan 6 bagian, menggambar pasien lengkap
... menangkap bola kecil dengan kedua tangan.
... menggambar segi empat.
... mengerti arti lawan kata.
... mengerti pembicaraan yang memakai 7 kata atau lebih.
... menjawab pertanyaan tentang benda terbuat dari apa dan kegunaannya.
... mengenal angka, bisa menghitung angka 5-10
... mengenal warna-warni
... mengungkapkan simpati.
... mengikuti aturan permainan.
... berpakaian sendiri tanpa di bantu.
---beberapa gangguan tumbuh-kembang yang sering ditemukan.
- gangguan bicara dan bahasa. kemampuan berbahasa yaitu indikator seluruh perkembangan anak . sebab kemampuan berbahasa peka terhadap keter1ambatan atau kerusakan pada sistem lainnya, sebab melibatkan kemampuan kognitif, motor, psikologis, emosi dan lingkungan sekitar anak . Kurangnya stimulasi akan memicu gangguan bicara dan berbahasa bahkan gangguan ini dapat menetap.
-Cerebral palsy.yaitu suatu kelainan gerakan dan postur badan yang tidak progresif, yang dipicu oleh
sebab suatu kerusakan atau gangguan pada sel-sel motorik pada susunan saraf pusat yang sedang
tumbuh atau belum selesai pertumbuhannya.
-Sindrom Down.anak dengan Sindrom Down yaitu personal yang dikenal dari fenotipnya dan memiliki kecerdasan terbatas, akibat jumlah kromosom 21 yang berlebih. Perkembangannya lebih
lambat dari anak yang normal.Beberapa faktor seperti kelainan jantung kongenital, hipotonia yang
berat, masalah biologis atau lingkungan lainnya memicu keter1ambatan perkembangan motorik dan keterampilan untuk menolong diri sendiri.
-. Perawakan Pendek.Short stature atau Perawakan Pendek yaitu suatu terminologi mengenai tinggi badan yang berada di bawah persentil 3 atau -2 SD pada kurva pertumbuhan yang berlaku pada populasi itu .
pemicu nya varisasi normal,gangguan gizi, kelainan kromosom, penyakit sistemik atau kelainan endokrin.
-Gangguan Autisme.yaitu gangguan perkembangan pervasif pada anak yang gejalanya muncul sebelum anak berumur 3 tahun. Pervasif meliputi seluruh aspek perkembangan sehingga gangguan itu sangat luas dan berat, mempengaruhi anak Gangguan perkembangan pada autisme mencakup interaksi sosial, komunikasi dan perilaku.
-Retardasi Mental.yaitu suatu kondisi yang ditandal oleh intelegensia yang rendah (IQ < 70) yang memicu
ketidakmampuan personal untuk belajar dan beradaptasi terhadap tuntutan masyarakat atas kemampuan yang dianggap normal.
- Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH) yaitu gangguan dimana anak mengalami kesulitan untuk memusatkan perhatian yang seringkali ditambah dengan hiperaktivitas.
Stimulasi yaitu kegiatan merangsang kemampuan dasar anak umur 0-6 tahun agar anak tumbuh dan berkembang optimal. Setiap anak perlu memperoleh stimulasi rutin sedini mungkin dan terus menerus pada setiap kesempatan. Stimulasi tumbuh kembang anak dilakukan oleh ibu dan ayah yaitu yang terdekat dengan anak , pengganti ibu atau pengasuh anak , anggota keluarga lain dan kelompok masyarakat di lingkungan rumah tangga masing-masing dan dalam kehidupan sehari-hari. Kurangnya stimulasi memicu penyimpangan tumbuh kembang anak bahkan gangguan yang menetap. Kemampuan dasar anak yang dirangsang dengan stimulasi terarah yaitu kemampuan gerak kasar, kemampuan gerak halus, kemampuan bicara dan bahasa dan kemampuan sosialisasi dan kemandirian. Dalam melakukan stimulasi tumbuh kembang anak , ada beberapa prinsip dasar yang perlu diperhatikan,
yaitu:
-- pakai alat bantu atau permainan yang sederhana, aman dan ada di sekitar anak .
--Berikan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan wanita .
--Lakukan stimulasi dengan cara mengajak anak bermain, bemyanyi, bervariasi, menyenangkan, tanpa paksaan dan tidak ada hukuman.
-- Lakukan stimulasi secara bertahap dan berkelanjutan sesuai umur anak , terhadap ke 4 aspek kemampuan dasar anak .
--anak selalu diberi pujian, bila perlu diberi hadiah atas keberhasilannya. Pada bagian sebelumnya sudah dijelaskan bahwa perkembangan kemampuan dasar anak anak berkorelasi
dengan pertumbuhan. Perkembangan kemampuan dasar anak memiliki pola yang tetap dan
berlangsung secara berurutan. sehingga stimulasi yang diberikan kepada anak dalam rangka
merangsang pertumbuhan dan perkembangan anak dapat diberikan oleh pasien tua atau keluarga sesuai dengan kelompok umur stimulasi anak
--Stimulasi dilakukan dengan dilandasi rasa cinta dan kasih sayang.
--Selalu tunjukkan sikap dan perilaku yang baik sebab anak akan meniru tingkah laku pasien -pasien
yang terdekat dengannya.
-- Berikan stimulasi sesuai dengan kelompok umur anak .
Adrenalin : Hormon yang dihasilkan oleh sumsum adrenal. dinamakan hormon semangat , yang membuat subjek dapat mengerahkan tenaga besar.
Dopamin : Zat kimia otak yang disintesis dalam
jaringan saraf dan kelenjar adrenal. Sebagai neurotransmitter, dopamin mengantarkan pesan dari satu sel saraf ke sel saraf yang lain, sedang sebagai neurohormon, dopamin beÂkerja menghambat pelepasan prolaktin dari lobus interior pituitary.
DNA : Deoxyribonucleic (DNA) yaitu sebuah
molekul raksasa yang tersembunyi di dalam inti sel hidup. Semua informasi tentang badan , dari warna
rambut hingga struktur organ-organ dalam, termasuk bentuk dan fungsi sel-sel, terkodekan dalam bagian yang dinamakan gen dalam DNA ini.
Endorfin : Suatu neurohormon yang dihasilkan
hipotalamus, berguna untuk menekan pusat rasa sakit pada otak dan merangsang penggetahan hormon dari
bagian posterios hipofisa. Endorfin dinamakan pula sebagai morfin di dalam otak.
Enzim : Molekul protein kompleks yang dihasilkan oleh sel hidup. Enzim ini berfungsi sebagai katalisator dalam berbagai proses kimia dalam badan makhluk hidup.
Metabolisme : Proses pembakaran zat-zat dalam
badan menjadi energi, sel-sel baru, dan sebagainya.
Mitokondria : Salah satu bagian penting dari sel yang
berfungsi sebagai tempat pernapasan sel dan pembentukan energi.
Mitosis : Proses pembelahan sel secara tidak
langsung. Pembelahan inti didahului dengan pembentukan benang-benang kromosom.
Molekul : Bagian terkecil suatu benda yang masih dapat dipisah-pisahkan tanpa mengubah bentuk dan wujudnya. Molekul ini terdiri dari atom-atom.
Neuropinephrine (noradrenalin) : Suatu bentuk peralihan dari dopamin menjadi epinefrin atau adrenalin. Hormon ini akan menjadi pemicu semangat dan memicu aliran darah untuk mengalir lebih cepat sehingga badan merasa energik dan gembira.
Neurotransmitter : Sejenis zat kimia yang dihasilkan oleh badan berfungsi sebagai perantara dalam menyampaikan pikiran dan perasaan kita ke seluruh jaringan saraf.
Omega 3 : Asam lemak tidak jenuh yang mempunyai ikatan rangkap banyak. Asam lemak omega-3 dapat menyembuhkan aterosklerosis, trombosis, dan penyakit tulang atau persendian, proses penuaan, dan membantu proses pembentukan pengembangan otak
dan sistem saraf.
Orgasme : Puncak kenikmatan yang terjadi pada
saat berkaitan intim yang ditandai dengan memancarnya sperma (ejakulasi) pada laki-laki.
Prolaktin : Hormon yang berfungsi mengatur
produksi air susu ibu (ASI).
Saraf Otonom : Kelompok saraf yang berfungsi mengatur aksi tanpa sadar pada makhluk hidup.
Sel : Suatu unit terkecil yang menyusun makhluk hidup. Sel bisa berkembang biak, bertumbuh, regenerasi, berhubungan dengan sel lainnya, dan
mampu memenuhi kebutuhan secara mandiri
-- Jumlah sel (neuron) yang menyusunnya berjumlah 1.000.000.000.000, sedang jumlah seluruh kita di planet ada 6.000.000.000 sehingga jumlah neuron yang menyusun agar-agar lembek itu 166 kali lebih
banyak dibandingkan jumlah kita di bumi.
-- Setiap neuron dapat berinteraksi dengan satu sampai 100.000 neuron dalam banyak cara.
-- Beratnya pada usia dewasa berkisar antara 1.500 gram atau sekitar satu setengah kilogram.
-- Kandungannya terdiri atas 78 persen air, 10 persen lemak, dan 8 persen protein.
-- jika dibandingkan dengan anggota badan yang lain, beratnya hanya berkisar 2,5 persen dari berat badan secara keseluruhan.
-- Walaupun hanya 2,5 persen dari berat keseluruhan, jaringan yang dimilikinya mengonsumsi sekitar 20 persen energi badan .
-- Dilengkapi dengan satu triliun sel glial sebagai sel penyokong yang terlibat dalam proses regenerasi sel neuron, pembentukan sirkuit, dan proses
maintenance atau pemeliharaan jaringan saraf.
-- Kapasitas memori pada pasien normal dapat mencapai 280 kuintibiliun. Pemanfaatan otak secara
optimal akan dapat melipatgandakan kekuatan, kehebatan, dan kapasitas kita yang ada sekarang. Bayangkan saja, kita memiliki triliunan sel
otak dan banyak di antaranya memiliki ribuan cabang. Setiap cabang memiliki ratusan ribu titik hubungan, masing-masing dengan triliunan pembawa pesan,
dan setiap hubungan mampu membentuk miliaran pola. Setiap pola , tentang kedahsyatan potensi otak kita . Ia membandingkannya dengan otak seekor lebah
yang ternyata memiliki chip bio-komputer super yang sama tepat dengan yang ada dalam otak kita . Diperkirakan, otak lebah memiliki 10.000 sel,
sedang otak kita memiliki 1.000.000.000.000 sel. sehingga , perbandingan antara otak lebah dengan otak kita yaitu 1 atau 1.000.000.000 atau sama dengan 0,000001 persen. Dengan beberapa ribu sel otak saja,
yaitu satu per 100 juta volume sel otak kita , lebah sudah mampu melakukan beragam aktivitas yang luar biasa, seperti membangun gedung-gedung bertingkat yang rumit dan kompleks yang ditinggali seluruh komunitas lebah; merawat anak nya; mengumpulkan serbuk sari dan aneka informasi; berkomunikasi melalui gerakan, suara, dan sikap
badan ,menghitung; menari; membedakan lebah-lebah lainnya; makan; berkelahi dan menyerang dengan keras, terfokus, dan sangat cepat; terbang dengan kecepatan tinggi; (mendengar; belajar untuk berkomunikasi dan menghitung; hidup dalam sebuah komunitas yang teratur; membuat keputusan-keputusan strategis dan sulit; navigasi; memproduksi madu; mengatur suhu badan ; mengingat;
melakukan proses reproduksi; melihat; mencium bau;
berkerumun dan membuat formasi yang canggih; mengecap rasa; berpikir; menyentuh.
Jika seekor lebah kecil saja mampu melakukan semua kegiatan ini hanya dengan ribuan sel otak, bagaimana pula dengan kita yang memiliki satu triliun sel? Pekerjaan seperti apa yang dikerjakan kita dengan sel
otak sebanyak itu? Sayangnya, menurut para ahli, hanya di bawah tiga sampai lima persen potensi otak kita yang baru dioptimalkan, sisanya masih mengganggur. Oleh sebab itu, Profesor Pyotr Kouzmich Anokhin dari Moscow University, yang
juga murid Ivan Paplov psikolog kenamaan asal Rusia mengatakan, secara biologis dan mekanis tidak ada pasien kita pun, sekalipun para jenius, yang pernah memakai seluruh potensi mendasar otak yang dimilikinya. Kesimpulan ini ia dapatkan sesudah melakukan penyelidikan tentang otak kita puluhan tahun lamanya. Kami dapat menunjukkan bahwa setiap sel saraf yang berjumlah sepuluh miliar dalam otak kita memiliki kemungkinan hubungan satu dengan dua puluh delapan nol di belakangnya!
Jika sebuah sel saraf memiliki mutu potensi seperti ini, kami sangat sulit untuk membayangkan apa yang dilakukan seluruh otak. Artinya, total kemungkinan kombinasi atau permutasi dalam otak, jika dituliskan, akan menjadi 1 diikuti oleh 10,5 juta kilometer nol! Oleh sebab itu, belum pernah ada kita yang memakai seluruh potensi otaknya. Itulah sebabnya,
kami tidak menerima perkiraan pesimistis mengenai batas-batas otak kita . Otak kita itu tidak terbatas.
Bagaimana dengan otak anak ? Kekuatannya tidak kalah hebat dengan otak
pasien dewasa. Dapat dikatakan, otak anak kecil masih orisinil dan menyimpan kekuatan dan aneka potensi yang menunggu untuk diberdayakan. Bahkan, banyak kekuatan dalam otak anak yang tidak ada pada otak pasien dewasa.
-- Pada awal kelahiran, otak pasien bayi memiliki sekitar 100 miliar sel neuron yang aktif dan 900 miliar sel otak pendukung (sel glia).
-- Sebagian sel-sel itu sudah terhubung pada sel-sel lain sebelum masa kelahiran.
-- Sel-sel itu mengendalikan detak jantung, pernapasan, gerak refleks, dan mengatur fungsi-fungsi lain yang memungkinkannya bertahan hidup.
-- Sebuah sel dapat berkaitan dengan 15.000 sel lain. Hubungan antarsel (neuron) itu dinamakan sinaps.
-- Cabang reseptif sel saraf yang dinamakan dendrit, dapat tumbuh dan berkembang membentuk triliunan sinaps.
-- Setiap neuron memiliki cabang hingga 10.000 cabang dendrit yang membangun beberapa satu kuadrilion (angka 1 diikuti 15 angka nol) koneksi.
-- Pada dua tahun pertama, otak sang bayi meningkat tiga kali lipat akibat terbentuknya sinaps-sinaps hingga mirip otak pasien dewasa.
-- Pada akhir tahun ketiga, dalam otaknya sudah terbentuk sekitar 1000 triliun jaringan koneksi yang aktif.
-- Otak anak dua kali lebih aktif dibanding otak pasien dewasa.
-- sehingga , otak anak mampu menyerap informasi baru lebih cepat dibandingkan otak pasien remaja. sebelum tahun 1970-an, pasien tidak menduga bahwa otak kita , apalagi anak yang baru lahir, memiliki kapasitas dan kemampuan yang sangat luar biasa. pasien menganggap bahwa otak sekadar penerima pesan-pesan dasar yang masuk
dan menempatkannya ke dalam kotak-kotak atau bagian-bagian yang sesuai. Padahal, kenyataannya tidak seperti itu. Penemuan Andrew Meltzoff, Ph.D, pasien profesor psikologi di University of Washington, sudah membuktikan bahwa otak bayi memang luar biasa. .Penemuannya sudah mengagetkan banyak pasien . Betapa tidak, ia membuktikan bahwa bayi mampu menirukan gerak kita , bahkan sejak hari pertama kelahirannya. Awalnya, ia melakukan percobaan terhadap bayi berusia 3 minggu.
Agar ia yakin bahwa bayi benar-benar melakukan peniruan, bukan salah perkiraan sebab memang sulit membedakan ekspresi wajah bayi yang terus
menerus berubah, Andrew kita m wajah-wajah bayi itu dalam videotape. Lalu, dia menunjukkan rekaman-rekaman wajah bayi kepada pasien lain, yang netral
dan objektif dan sama sekali tidak mengetahui apa yang sudah dilihat oleh bayi saat kita memunculkan berbagai ekspresi wajah. Profesor Andrew berhasil
membuktikan adanya hubungan sistematis yang dilakukan bayi (yang dinilai oleh pengamat netral) yang dilihat oleh si bayi sehingga ia berekspresi tertentu. bahwa kemampuan meniru ini benar-benar
bawaan sejak lahir. Ia pun menyiapkan sebuah laboratorium di sebelah ruang pekerja di rumah sakit setempat dan meminta pasien tua bayi agar memanggil dirinya jika si bayi hampir lahir. Selama setahun, ia disibukkan dengan proyek
penelitian itu . Akhirnya, ia berhasil menguji banyak bayi sebelum kita berumur satu hari. Bayi termuda yang ia uji baru berusia hanya 42 menit. Bayibayi itu terbukti meniru gerak kita ! Bayi dan anak yaitu pasien saintis, tulis tiga pasien profesor psikologi terkenal, Alison Gopnik, Andrew Meltzoff, dan Patricia K. Kuhl ,Memang, ungkapan itu sangat beralasan. Laksana pasien ilmuwan
hebat, setiap bayi menyelidiki sifat benda-benda di sekitarnya. kita berpikir, mengobservasi, dan bernalar. Ibarat psikolog, kita juga berusaha membaca pikiran pasien -pasien yang dijumpainya. Dia membuat perkiraan, menguji coba, mempertimbangkan bukti, lalu menarik kesimpulan, melakukan ujicoba , memecahkan masalah, mengoreksi jika ternyata simpulan itu salah, dan terus mencari kebenaran. Namun, kita tidak melakukan semua ini dengan sadar diri sebagaimana para ilmuwan melakukannya.
Sekarang, di hadapan kita, para pasien tua, terpampang sebuah tantangan besar bahwa di dalam otak si kecil, khususnya di belahan kiri dan kanan otak
besar, tersimpan berbagai potensi dan kekuatan yang digali sebagai bekal kehidupannya kelak1
, Saat dilahirkan, otak bayi menghasilkan berbagai faktor biologis berupa triliunan sambungan antara neuron yang banyak dan melebihi kebutuhan lalu . Melalui suatu proses alamiah, otak memusnahkan sambungan yang jarang dipakai selama usia 10 tahun
sehingga yang tertinggal yaitu otak yang pola emosi dan pola pikirnya unik atau tetap. Kegiatan neuron memicu aliran biokimia yang melimpah mencapai inti sel dan gulungan DNA yang menentukan kode gen-gen tertentu. DNA yang dipakai embrio untuk membangun
otaknya yaitu kerumitan kegiatan yang kelak juga akan memungkinkan organisme dewasa memproses dan menyimpan informasi baru, sedang RNA berfungsi sebagai perantara kimiawi bagi memori.
di dalam diri setiap anak ada potensi yang sama dengan kita , yang tersimpan di kedua
belahan otak dan bagian-bagian penyusun lainnya. Bahkan, jika kita menukik lebih dalam lagi, ada kode-kode rahasia kehidupan yang dinamakan
DNA dalam badan setiap anak . DNA yaitu cetak biru kita . Bermula dari Otak si kecil pun terdiri dari dua belahan, yaitu belahan kiri dan kanan. Belahan kiri bertanggung jawab atas bagian badan sebelah kanan dan belahan kanan untuk badan bagian kiri. Menurut Profesor Robert Ornstein dari University of California, otak belahan kiri mengendalikan
aktivitas analisis kuantitatif yang terukur, seperti matematika, logika, dan bahasa, sedang otak sebelah kanan berfungsi untuk aktivitas imajinasi, seperti warna, musik, irama, insting, berkhayal, dan lain-lain. jika belahan otak yang lebih lemah diminta untuk aktif secara bersamaan dengan belahan lainnya, akan tercipta kemampuan dan efektivitas otak yang 5
hingga 10 kali lebih tinggi. tiga miliar pasang basa (nukleotida) terjalin utas DNA yang membawa sekitar
35 ribu sifat kita yang terekspresikan melalui serangkaian asam amino yang membentuk gugus-gugus protein. Salah satu protein ini yaitu protein
struktural yang akan membentuk struktur darah, otot, jaringan, dan organorgan badan , termasuk di dalamnya otak, sebagai organ terpenting yang
dimiliki kita . Bentuk lain dari hasil sintesis protein yaitu enzim dan hormon yang bertugas mengendalikan berbagai reaksi kimia dalam badan , termasuk
pengadaan, penyiapan dan penyerapan makanan, proses metabolisme badan , dan proses tumbuh kembang kita . Kelengkapan yang dimiliki anak kita, mulai dari kesempurnaan
pancaindra, berfungsinya otak secara normal, dan adanya hati untuk merasa, sebagai aplikasi dari program-program di dalam DNA yaitu potensi-potensi
dahsyat yang siap diledakkan . Sekarang tantangannya yaitu bagaimana agar potensi-potensi yang
dimiliki si kecil dapat digali dan dikembangkan secara optimal dan tidak tersiasiakan begitu saja sehingga ia dapat menatap kehidupan dengan senyum yang
mengembang, bukan dengan tangisan yang memilukan. Di sinilah tugas berat ada di pundak pasien tua dan guru. Jika kita membandingkan badan kita dengan sebuah bangunan, perencanaan dan proyek lengkapnya hingga detail terhalus ada dalam DNA. Semua tahap perkembangan kita dalam rahim ibu dan sesudah kelahiran berlangsung dalam kerangka program yang sudah ditentukan sebelumnya. Dialah kode-kode rahasia yang akan memprogram apa dan bagaimana
kita , termasuk tampilan badan , mulai dari rambut ditambah warnanya sampai telapak kaki dengan ukurannya. DNA yaitu sumber segala sumber
hayati. Pembentukan kecerdasan intelektual, motorik, dan emosi sangat bergantung pada kualitas DNA. juga kualitas kesehatan pasien
kita sangat bergantung pada kualitas DNA-nya. Sifat biologis pun diturunkan atau diwariskan melalui DNA dan struktur gabungannya yang bernama kromosom. Dengan kata lain, bentuk informasi di dalam DNA
mengendalikan ribuan operasi dan sistem yang berjalan di dalam sel dan badan .
DNA yaitu molekul superkecil yang beratnya hanya 1 per 200 miliar gram dan lebarnya hanya 1 atau 500.000 milimeter. Molekul DNA menampilkan diri sebagai seutas asam nukleat yang berpilin dalam bentukan rantai ganda (double helix)3
dan mengandung empat abjad resep kehidupan, yaitu A, T, G, dan C. Setiap huruf mewakili satu dari empat basa khusus yang dinamakan nukleotida. Jutaan basa ini berbaris dalam sebuah rangkaian yang bermakna
dan membentuk molekul DNA. Abjad itu yaitu molekul basa nitrogen (nukleotida) dari golongan purin (adenin dan guanin) dan dari golongan pirimidin (timin dan sitosin). Berawal dari keempat huruf ajaib itulah lalu diproduksi semua protein yang ada di dalam badan . Pada tahap lalu , protein sebagai bahan baku utama semua proses biologis makhluk hidup
3 Model pita spiral ganda yang saling berpilin (double helix) ditemukan oleh Francis Crick dan James Watson pada 1953 berdasar foto difraksi sinar X yang dibuat oleh Rosalind Franklin. Pemetaan genom dan kemajuan proses sekuensing sudah membimbing kita
untuk mengenal setiap molekul dalam DNA dan perannya. Dalam DNA ada tiga miliar pasang basa, tersusun sedemikian sempurna pada tahap replikasi (pembelahan sel secara mitosis). Molekul DNA akan bergabung dengan protein histon dan non-histon untuk
membentuk nukleosom dan berpilin dalam bentukan yang lebih padat (lipatan solenoid). lalu , lipatan solenoid ini akan bergabung dan membentuk kromatin. Sesudah itu, terbentuk lengan-lengan kromatin dan jadilah kromosom. Kromosom ini dari asal kata krom
(warna) dan soma (badan ). dilihat kali pertama oleh Waldeyer pada 1888 dan jumlahnya pada kita diketahui 46 buah oleh Tjio dan Levan pada 1956.
Jika kita bandingkan setiap kromosom dengan sebuah jilid buku yang terdiri dari halaman-halaman gen, kita dapat mengatakan bahwa di dalam sel ada ensiklopedia sel sebanyak 46 jilid, yang meliputi seluruh karakteristik kita . Dengan mengingat contoh ensiklopedia itu , ensiklopedia sel sebanding dengan pengetahuan yang terkandung dalam 920 jilid Ensiklopedia Britannica. Setiap jilidnya berisi ribuan halaman dengan ukuran huruf (font) yang kecil dan rapat. Selain itu, urutan huruf-huruf di dalam DNA setiap kita pun berbeda. Inilah alasan mendasar mengapa miliaran pasien yang pernah hidup di muka bumi tampak berbeda antara satu sama lain. Struktur dan fungsi dasar organ-organ pada setiap pasien sama. Namun, setiap pasien diciptakan
Kromosom ada dalam inti sel dan akan terlihat
jika selnya sedang mengalami pembelahan. Dalam
kondisi biasa, kromosom berbentuk benang-benang
halus tipis yang dinamakan kromatin. kita memiliki 46 kromosom dalam setiap inti selnya, 23 pasang berasal dari ibu, dan 23 pasang lainnya berasal dari ayah. Salah satu keistimewaan pola pewarisan genetika pada kita yaitu dapat dipertahankannya materi genetika (genotip) meskipun sel induknya membelah diri dalam proses mitosis untuk memperbanyak jumlah dan bertumbuh.
begitu mendetail dan khusus dengan perbedaan yang
demikian halus sehingga walaupun semua pasien
diciptakan dari pembelahan sebuah sel tunggal dan
memiliki struktur dasar yang sama, miliaran kita
yang berbeda sudah muncul. –Dalam sebuah molekul
DNA tunggal milik kita , ada cukup informasi untuk mengisi tepat sejuta halaman ensiklopedia. Coba pikirkan; tepat 1.000.000 halaman ensiklopedia. Inti dari setiap sel mengandung informasi sebanyak itu dipakai untuk mengendalikan fungsi badan kita .
Sebagai analogi, dapat kita katakan bahwa Ensiklopedia Britannica yang banyaknya 23 jilid, salah satu ensiklopedia terbesar di dunia, memiliki 25.000 halaman. Jadi, di hadapan kita terbentang sebuah fakta yang menakjubkan. Dalam sebuah molekul yang
ditemukan di dalam inti sel, yang jauh lebih kecil dari sel berukuran mikroskopis tempatnya berada, ada gudang penyimpanan data yang 40 kali lebih besar dibandingkan ensiklopedia terbesar di dunia yang menyimpan jutaan pokok informasi. Ini sama dengan 920 jilid ensiklopedia besar yang unik dan tidak ada
bandingannya di dunia. Riset menemukan bahwa ensiklopedia besar ini diperkirakan mengandung 5 miliar potongan informasi yang berbeda. Jika satu potong informasi yang ada di dalam gen kita dibaca setiap detik, tanpa henti, sepanjang waktu, diperlukan 100 tahun sebelum proses selesai. Jika kita bayangkan
bahwa informasi di dalam DNA dijadikan bentuk
buku, lalu buku-buku ini ditumpuk, tingginya akan
mencapai 70 meter.
Struktur dan cara kerja DNA yaitu sebuah proses yang sangat rumit dan sulit untuk dibahasakan secara sederhana dan ringan. , secara ringkas kita bisa melihat struktur dan cara kerja DNA berikut ini. Pertama, molekul DNA (deoxyribonucleic acid) berhelai ganda dan diikat oleh empat jenis zat kimia yang dinamakan basa. Basa-basa itu terdiri atas adenine (A), cytosine (C), guanine (G), dan thymine (T). Jika pada satu helai ada basa adenine, helai pasangannya pasti ada thymine. sedang , cytosine pasti berpasangan dengan guanine. Kedua, huruf-huruf itu melambangkan basa dari kode kehidupan, sebuah potongan informasi yang dituliskan hanya dengan empat huruf alfabet. Sekitar 2,85 miliar pasangan basa membentuk genom kita dan genom ini dihimpun dalam 24 gulungan yang dinamakan kromosom. saat sebuah sel terbelah untuk membuat dua sel baru, helai DNA pun akan terpisah.
Ketiga, setiap helai memuat kode genetik utuh walaupun satu di antaranya memiliki bentuk pelengkap kembali ke depan . Basa-basa sisa yang mengapung
di dalam sel ditambahkan untuk membuka helai DNA dan membuat setiap helai yang terpisah tadi menjadi rangkaian helix ganda yang utuh kembali.
Keempat, bagian dari DNA membentuk gen. Gen ini mengandung instruksi untuk membuat protein yang diperlukan badan untuk tumbuh kembang dan
kelangsungan hidupnya. Kelima, saat sebuah gen sudah aktif, bagian dari helai DNA akan terulur
untuk memungkinkan zat kimia lain yang dinamakan RNA (ribonucleic acid) Messenger mengambil cetakan (mengopi) dari DNA itu . Keenam, protein yaitu rangkaian zat kimia yang lebih sederhana dinamakan
asam amino. Lebih dari 20 jenis asam amino dipakai oleh badan kita juga oleh kebanyakan organisme lainnya. Jika benang basa sepanjang RNA Messenger dihimpun dalam kelompok tiga benang, kelompok ini
akan membentuk kode tiga huruf yang dinamakan kodon. Kebanyakan kodon melambangkan suatu jenis asam amino tertentu. RNA Messenger membawa
resep protein ke bagian sel yang bertugas membuat protein. Pembuat protein membaca rangkaian RNA Messenger dan membuat protein sesuai dengan
resep. Akhirnya, akan mencapai bagian kodon yang artinya stop . Gen yaitu unit terkecil dalam sifat keturunan. Besarnya antara 4-50 milimikron. Istilah gen kali pertama dikemukakan oleh W. Johansen. Bahan gen terdiri atas DNA (deoxyribonucleic acid). Gen yaitu substansi hereditas (keturunan), suatu kesatuan kimia yang memiliki sifat sebagai zarah tersendiri yang ada dalam kromosom, mengandung informasi genetik, dan dapat berduplikasi atau
membentuk gen yang serupa sehingga dapat menyampaikan informasi genetika pada generasi sel berikutnya. Secara berurutan nomor 1 yaitu molekul adenin 1 dari 4 abjad genetika, dikenal juga sebagai nukleotida basa. Nomor 2 yaitu struktur DNA hasil pengorganisasian dari miliaran pasang nukleotida basa. Nomor 2a dan 2b .yaitu unsur pendukung reaksi, yaitu molekul air (78 persen kompisisi badan kita ) dan molekul ATP yang membawa energi fosfat. Nomor 3 yaitu asam amino hasil penyandian dari struktur DNA dan nomor 4 yaitu neurotransmiter hasil pengorganisasian beberapa jenis asam amino. Dengan neurotransmiter inilah kita dapat merasakan cinta, bahagia, ketenangan, kemarahan, kegelisahan, dan kecemasan.
Konsep-Konsep Genetika
Dalam menjalankan fungsinya sebagai penentu sifat, baik kromosom maupun DNA memiliki prosedur pewarisan sifat yang dipelajari dalam ilmu genetika.
Ilmu genetika dikembangkan oleh Gregor Johann Mendel (1822-1884). Dalam konsep genetika, pada setiap pasangan kromosom ada pasangan alel.
contoh nya, gen A memiliki alel atau pasangan pada kromosom pasangannya a. Dalam konsep genotip (susunan pasangan gen) akan dikenal hukum Mendel
I atau lebih dikenal sebagai The Law of Segregation of Allelic Genes . Dalam hukum segregasi (pemisahan) ini alel dapat bebas memilih alel pasangannya.
contoh nya, genotip sebuah protein yaitu Aa dan sesudah pembuahan bergabung dengan kromosom yang juga memiliki genotif Aa maka pada filial atau
keturunan ke-2nya tidak selalu A akan berpasangan dengan A lagi atau setiap A berpasangan dengan a. Perhatikan kotak berikut.
A A
A AA Aa
A Aa Aa
Menurut Morgan, pasien ahli genetika asal Amerika
Serikat, faktor-faktor keturunan yang dinamakan gen tersimpan dalam setiap lokus dalam kromosom. Setiap gen menduduki tempat tertentu dalam kromosom. Lokasi bagi gen ini dinamakan lokus gen . Gen-gen yang berada pada lokus yang sesuai dinamakan alela. Mendel sendiri tidak mengetahui
adanya lebih dari satu alela yang menempati lokus yang sama. Alela demikian dinamakan alela ganda. Jadi, alela ganda yaitu beberapa alela yang menempati lokus yang sama dan alela ini yaitu bentuk alternatif faktor keturunan dalam kromosom yang homolog (sejenis). Hukum Mendel II yaitu hukum tentang penggolongan gen secara bebas Sifat atau protein kadang memiliki proses pengaturan yang melibatkan golongan gen, contoh nya sifat rambut yang lurus dan pirang diatur oleh kelompok gen AABB
dan rambut keriting hitam diatur oleh aabb maka pada tingkat turunan pertama dapat terbentuk kelompok gen AaBb. Konsep genetika lain yang terkait erat dengan psikologi dan perilaku yaitu pola hereditas yang kadang menyimpang dari hukum Mendel. Interaksi beberapa gen yang sumber gennya pada tingkat induk
tidak memunculkan fenotip (sifat fisik hasil ekspresi gen), ternyata dapat memunculkan sifat baru pada tingkat turunan. Contoh nyata yaitu percobaan terkenal yang menyilangkan berbagai varietas ayam dengan jenis jengger berbeda. saat ayam berjengger mirip bunga mawar disilangkan dengan ayam berjengger mirip bebijian (pea), yang diperoleh justru ayam berjengger seperti buah walnut (sejenis kenari).
Secara genotip dapat disimulasikan sebagai berikut. jika jengger mawar disandi gen CCDD, jengger biji disandi gen ccdd, keturunannya tentu CcDd
yang ternyata berjengger kenari. Penyimpangan, atau penulis lebih suka memaknainya sebagai bagian dari
keragaman hayati dan prosedur adaptasi terhadap kebutuhan faktual, yang juga sangat unik yaitu prosedur epistasis dan hipostasis. Pada prosedur
ini ada gen dominan yang mampu menutup atau menghambat fungsi ekspresif dari gen dominan lainnya. Gen yang mendominasi dinamakan epistasis dan yang terdominasi (terjajah) dinamakan hipostasis. prosedur ini menunjukkan kepada kita bahwa meskipun ada beberapa sifat pasien tua yang dominan
secara personal al, ternyata bisa dikendalikan oleh gen dominan yang lain saat sudah sampai pada tingkat keturunan. Sifat hereditas lainnya yang sangat menarik yaitu kriptometri. Mekanisme kriptometri yaitu prosedur pemunculan bakat terpendam, ekspresi gen dominan yang tidak dapat muncul tanpa hadirnya sebuah atau golongan gen dominan lainnya. Contohnya, perubahan warna pada bunga Linaria Maroccana yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan dan gen yang terkait dengan kondisi lingkungan. Linaria akan berwarna merah jika ada aktivitas ekspresi dari gen antosianin (gen A) dan alelnya dalam
lingkungan basa (akan teraktifkan) gen b. Jadi, genotip AAbb menjadikan Linaria berwarna merah, sedang genotip AABB (B yaitu gen yang aktif dalam lingkungan asam) akan menghasilkan warna ungu. jika tidak ada gen dominan antosianin, perbedaan lingkungan, baik asam maupun basa tidak mempengaruhi ekspresi warna, dan bunga Linaria akan berwarna putih.
Kondisi yang mirip dapat pula dijumpai pada spesies reptil seperti buaya. Perbedaan suhu (temperatur) pada saat proses pengeraman menjadi faktor penentu jenis kelamin anak buaya. juga pada keluarga cacing bonellia, kondisi lingkungan yang ditempati larva bonellia (jatuh ke dalam badan bonellia dewasa betina atau jatuh dan bersentuhan langsung
dengan dasar lautan) akan menjadi faktor pembeda jenis kelamin. Larva yang jatuh menimpa badan bonellia betina akan menjadi bonellia jantan dan
yang langsung bersentuhan dengan dasar samudera akan menjadi betina. juga pada keluarga lebah. Kondisi lingkungan selama proses tumbuh kembang kelak akan mengaktifkan sekumpulan gen yang lalu mendorong terjadinya proses diferensiasi profesi. Ada golongan lebah yang berkembang menjadi kelompok pekerja, ada yang menjadi penjaga dan pemelihara sarang, dan ada pula yang secara istimewa menjadi pemimpin
(ratu). Pada peristiwa ikan anemon (lebih dikenal sebagai ikan nemo atau ikan badut), pengatur gen dalam penentuan jenis kelamin dikendalikan oleh
tingkat kematangan beberapa organ yang ada di dalam sistem fisiologi ikan itu . Ikan baru menetas sampai usia dewasa muda menjadi ikan jantan, sedang ikan dewasa matang akan berubah menjadi ibu. Kelompok
gen kelamin ikan ini bergeser dan berubah berdasar masukan dari berbagai proses interaksi yang terjadi antara ikan dengan lingkungannya. juga pada ikan angler atlantik (angler fish) yang pandai memancing
mangsanya dengan memancarkan cahaya. Selain mampu menghasilkan cahaya, sebagai bagian dari proses adaptif tinggal di kedalaman yang gelap dan kebutuhan mencari makan, ikan angler juga dikenal
sebagai ikan dengan perbedaan struktur pada jantan dan betinanya. Ikan angler berhasil mengoptimalkan semua potensi genetikanya. Ia memancarkan cahaya
umpan dan ikan jantannya menjadi entitas kecil yang masuk menyelip pada badan ikan betina untuk menjalankan tugas utamanya, yaitu membuahi!
Sangat efisien dan indah. Keajaiban genom lainnya yaitu kemampuan beberapa spesies untuk mengembalikan fungsi pluripotensialitas-nya seperti kadal dan cicak yang menumbuhkan ekornya kembali atau bintang laut yang menumbuhkan lengannya yang putus. Kuda laut juga mampu pengekspresian gen yang memungkinkan seekor jantan memproduksi zat
nutrisional yang diperlukan oleh anak yang tinggal di kantung bagian depan perutnya. juga burung merpati jantan dapat mengekspresikan gen hormon prolaktin sehingga dapat memberi nutrisi serupa susu pada anak nya.Sifat lainnya yaitu polimeri, satu gen dalam kelompok gen yang mempengaruhi sifat dapat mempengaruhi gen lainnya meskipun hadir secara
parsial (sebagian). Fenomena lainnya yang ditemui yaitu ada nya kelompok gen dalam alel yang bertautan sehingga jika diturunkan (melalui proses meiosis), kelompok gen itu akan selalu bersama. Kondisi ini
memicu keragamannya (variasi genomnya) akan berkurang sebab gametnya terbatas dalam kelompok.
Mutasi biasanya , gen sebagai satuan kimia yaitu mantap. namun , dalam jangka panjang dapat dipengaruhi pula oleh alam yang memungkinkan satuan kimia ini berubah. Setiap perubahan satuan kimia itu memicu perubahan gen itu sehingga berubah pula sifat-sifat personal yang dipengaruhi
dan dikendalikan oleh gen itu . perubahan ini dinamakan mutasi. Mutasi, sebagai perubahan genom, dapat terjadi pada tingkat kromosomal maupun pada asam nukleat (DNA). Mutasi pada tingkat kromosom antara lain ditandai dengan adanya penambahan jumlah kromosom akibat gagalnya pengendalian pada proses meiosis, contoh nya sindroma Klinefelter ada
penambahan 1 kromosom seks pada karyotipe XX (menjadi XXY). Mutasi pada tingkat kromosomal yang melibatkan perubahan struktur DNA antara lain: ---
inversi, tempat kromosom berpilin dan urutan DNA jadi berubah; ---delesi, terhapusnya sebagian urutan nukleotida basa dari DNA sebab kerusakan struktur kromosom; --- duplikasi, penambahan gen sebab mengopi dari kromosom pasangannya; ---translokasi yang terjadi sebab adanya pertukaran sebagian segmen (bagian lengan kromatin) antar pasangan yang bukan homolognya; --- katenasi, yaitu menyatunya ekor kromosom (telomer) di antara pasangan kromosom yang homolog.Mutasi dapat terjadi sebab adanya interaksi lingkungan dan intervensi gaya dan materi fisika, seperti radiasi kosmis, radiasi elektromagnetik, sinar ultraviolet, atau radiasi radioaktif. Secara kimiawi dapat terjadi interferensi
dengan zat-zat kimia yang bersifat destruktif pada struktur asam nukleat. Secara biologis, mutasi dapat terjadi sebab adanya pengaruh virus, bakteri,
jamur, prion, dan yang sangat penting dalam bidang psikologi yaitu interaksi hormonal dan molekul sinyal (bersifat aerosolik dan beredar di udara dengan
konsentrasi tertentu seperti efek feromonik pada lebah) antara sesama makhluk hidup (kita -kita , kita -tumbuhan, kita -hewan, dan berbagai elemen alam lainnya) Peran lingkungan dan kemampuan setiap personal untuk mengendalikan dan menempatkan dirinya dalam habitat (ruang dan sistem hidup) dapat dilihat pada sistem adaptasi mikroba yang dikenal sebagai quorum sensing. Mikroba, dalam ini bakteri, mampu mengoptimalkan keberadaannya dengan
membentuk koloni yang paling efisien. Salah satu prosedur pengukuran swalayan terhadap batas-batas optimasi koloni dilakukan dengan saling bertukar informasi dan data akhir dari teman-teman satu koloninya. prosedur quorum sensing pada bakteri vibrio fisheri, contoh nya, memakai prosedur ekspresi acyl homoserine lactone (AHL) yang pada saat mencapai quorum (kuota sedalam koloni atau batas maksimal) akan menghasilkan efek bioluminensi. Caranya dengan mengaktifkan protein pengikat yang akan mendorong faktor transkripsi gen-gen pembentuk
cahaya teraktivasi. Salah satu enzim yang terlibat yaitu lusiferase yang akan mengatalisis substrat aldehida FMNH2 yang teroksidasi menjadi FMN dan asam
lemak. Proses pembentukan asam lemak inilah yang menghasilkan cahaya. sedang itu, spesies Erwinia cortovora pada kondisi quorum akan mengaktifkan gen penghasil protein antibiotika karbapenem yang berfungsi menghambat tumbuh kembang bakteri kompetitornya. prosedur komunikasi lainnya yang berperan sebagai penghubung antara berbagai spesies diperankan oleh furanosil borat diester sehingga jika ada interaksi di antara berbagai koloni bakteri akan tercapai sebuah kesepakatan. Fakta yang bisa dilihat di tingkat organisme sel tunggal seperti pada
keluarga bakteri menunjukkan kepada kita bahwa gen bersifat adaptif dan sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan. Tentu saja prosedur perubahan dan prosedur transkripsi yang akan menyandikan dan
mengekspresikan protein tertentu haruslah melalui serangkaian prasyarat yang harus terpenuhi. Secara sederhana, dapat kita simpulkan bahwa ekspresi
gen yang lalu terkait dengan pembentukan sifat dan perilaku memiliki faktor pengaruh yang sangat kompleks. contoh sekumpulan gen pada sebuah sel dapat di shutdown secara penuh dan tidak diekspresikan lagi sebab sel yang ditempatinya sudah
terdiferensiasi dan memiliki sifat sel yang khusus. Sifat pluripotensial sel yang gennya lengkap dan bisa menjadi apa saja, dikendalikan oleh sekumpulan
protein penghambat induksi yang membuatnya tidak dapat mengekspresikan sifat yang tidak cocok dengan tugas yang diembannya. Ada pula beberapa gen yang cenderung akan diekspresikan
proteinnya meskipun dalam kadar terendah (basal). Kondisi ini dapat kita simak pada beberapa enzim regulator prosedur transduksi di dalam sebuah
sel. Faktor-faktor transduksi yang lalu mengawali proses transkripsi, translasi, dan terlibat dalam pembentukan molekul reseptor hampir selalu
diekspresikan oleh hampir semua sel. Perbedaan ekspresi gen pada setiap jaringan yang dicirikan dengan produksi protein dalam kapasitas yang berbeda, didasari oleh aktivitas dan prosedur represi dan aktivasi yang diperankan oleh aksi golongan
protein yang berikatan di area regulator (pengaturan) gen yang bersangkutan. Gen, Pikiran, dan Pendidikan
Dalam sebuah film drama musikal yang mengisahkan perjuangan pasien anak untuk menemukan kembali kedua pasien tuanya, terungkap bahwa bakat musik seolah diturunkan, bahkan menjadikan anak itu pasien jenius musik walaupun tanpa pendidikan formal. Pada sisi lain, dari kisah film itu , terkuak pula bahwa getaran musik dapat membimbing tiga pasien
sekeluarga yang selama ini berpisah bisa berkumpul kembali. Apakah pengaruh gen sekuat dan seindah itu?
Kita pun dapat melihat fenomena lain, contoh nya Sumanto (si pemakan mayat), Very Idham Heryansyah (alias Ryan, pembunuh berdarah dingin asal
Jombang yang memiliki penyimpangan seksual), Hanibal Lector (si kanibal berskala global), Jack The Ripper (sang pembunuh sadis asal Inggris), Ariel
Sharon (Mantan Perdana Menteri Israel pembantai warga Palestina), George W. Bush (Presiden Amerika Serikat ke-43 yang hobi perang), David Koresh
(pemimpin sekte sesat yang bunuh diri dan memerintahkan ratusan pengikutnya untuk bunuh diri juga), AQS (istri pasien aktivis di Bandung yang membunuh tiga pasien anak nya), Rio Bullo Martil (psikopat yang menggodam kepala korban-korbannya), ataupun para koruptor legendaris asal negara kita yang
lari ke luar negeri, apakah kita memiliki gen yang menjadikannya kita superkeji ? Apakah kita berbeda dengan kita?Sebaliknya, kita pun dapat meneliti Roger Federer, Ana Ivanovic, Christiano Ronaldo, Leonel Messi, Kaka, Luis Hamilton, Ian Thorpe, Valentino
Rossi, Chris John, Taufik Hidayat, ataupun Tiger Woods yang sangat berprestasi dalam bidang olahraga, apakah kita juga memiliki gen super? juga , apakah Whitney Houston, Bono U2, atau Rhoma Irama, seperti juga Beethoven dan Mozart dianggap memiliki karunia berupa gen jenis musik? Stephan Hawking yang sangat brilian dalam kajian fisika teoretis justru nyata-nyata mengalami kelumpuhan total akibat multiple schlerosis (MS). Jika dikatakan gennya sempurna, asumsi kita jelas keliru sebab ada sebagian gen Hawking yang seharusnya mengatur (meregulasi) kinerja fisiknya agar
sempurna, pada nyatanya gagal berfungsi.
Saat ini, ada beberapa buku atau literatur yang mengacu pada fungsi DNA dan menjadikannya acuan dalam proses perubahan. Untuk literatur lokal, Dr.
Rhenald Kasali dari Universitas negara kita sudah mengangkat konsep DNA ini dalam konteks perubahan dan restrukturisasi motivasi. Dari sisi spiritual
pun konsep DNA ini banyak diacu. namun , di antara beberapa literatur itu , buku karya Dr. Kazuo Murakami, pasien ahli biokimia dari Jepang yang paling akurat dan dapat memberi gambaran tentang DNA yang
sebenarnya. Dalam bukunya, Dr. Kazuo Murakami menerangkan dengan sangat lugas bahwa ekspresi DNA dipengaruhi oleh beberapa faktor yang saling terkait, baik yang berasal dari dalam badan maupun dari lingkungan. Kekuatan pikiran dan niat yang membaja, contoh nya, ternyata dapat mempengaruhi ekspresi DNA. Di sini muncul pertanyaan, melalui prosedur apa? Setiap kita sejatinya memiliki potensi dasar yang melekat pada dirinya sehingga ia mampu mengembangkan prosedur interaksi, mampu membangun prosedur defensif, dan mampu mengaktualisasikan nilai-nilai yang dipercaya nya dan dianggap mulia. Perilaku kita , sebagaimana digambarkan Millon, cenderung mengejar
kesenangan dan menghindari kesakitan, lalu secara aktif merekayasa lingkungan, bahkan kadang pasif dan akomodatif. Semua itu didasari oleh orientasi pada diri sendiri atau lingkungan terdekat. Nah, saat ini tingkat kendali kehidupan yang dianggap paling mendasar yaitu gen (genom). Bahkan, belum
lama berselang, Human Genom Project mengklaim sudah berhasil menyusun basis data genom kita .
Oleh sebab itu, kita dapat meneliti proses pembentukan pola mental yang secara neurobiologis terbentuk melalui serangkaian proses
pembangunan sirkuit otak. Proses belajar, pembiasaan, pelatihan, dan prosedur adaptasi sebagai bagian dari proses interaksi dengan lingkungan, akan membentuk jalur atau sirkuit fungsional yang dinamakan sirkuit neuronal. ada beberapa sirkuit yang membentuk lempeng, contoh nya Weber Loop yang menghubungkan antara jalur transmisi data optikus
dari talamus ke pusat penglihatan dan melingkar ke pusat pendengaran. , secara fisiologis, sirkuit fungsional yang lebih rumit dan kompleks dapat
terbentuk secara temporer (sedang ) berdasar kondisi yang tengah dihadapi. Sirkuit sedang ini akan menjadi semipermanen, bahkan permanen jika rangsangan yang diterima dan pola pengambilan keputusan kita bersifat persisten (dikondisikan menetap).
Sifat malas, contohnya. Tidak ada gen untuk sifat malas. Namun, ada sekumpulan gen yang mampu menghasilkan protein-protein yang menunjang
munculnya sifat malas. jika sifat ini dikondisikan atau bahkan dipertahankan, akan terbentuk sirkuit virtual kemalasan. Akan terjadi hiperekspresi dari
gen-gen penunjang kemalasan, meskipun seharusnya kita hanya akan diekspresikan pada saat diperlukan. Dengan kata lain, potensi sifat malas ada dan melekat dengan diri kita. Namun, kapan akan diartikan dan dipraktikkan, itu sepenuhnya bergantung kepada personal masing-masing selaku pengendali badan dan pikirannya. peristiwa yang tidak kalah menariknya yaitu bakat . Sebagian ahli berpendapat bahwa bakat yaitu sesuatu yang secara genetika sulit untuk
dimanipulasi (diubah). namun , konsep biologi molekuler justru menunjukkan hal sebaliknya. pasien menjadi bodoh dan kalah berprestasi dalam
suatu bidang dapat dianalogikan dengan adanya tingkat kesulitan dalam mengekspresikan golongan gen tertentu. Ingat, tidak ada pasien normal, baik
fenotip maupun genotip yang kehilangan gen kecuali terjadi proses tertentu yang berakibat pada kecacatan permanen. jika pasien kita dilahirkan dengan genotip dalam batas normal, semua gen potensi ada dan lengkap, siap untuk dipakai . jika ada gen terhapus atau diturunkan kurang lengkap, fenotip sudah jelas akan jauh sekali berbeda, mengingat perbedaan genotip kita dengan simpanse saja hanya berkisar 0,6 persen. juga dengan keluarga mencit (mus musculus sp) yang sering dijadikan hewan percobaan dan alat uji obat sebab kemiripan genetiknya dengan kita . sehingga , dapat disimpulkan secara sederhana bahwa setiap pasien memiliki potensi dasar yang nyaris serupa. Perubahan yang terjadi sebab proses mutasi ataupun cacat genetika lainnya yaitu bagian dari keberagaman dan gejala patologi molekuler.
Pada sel, jaringan, organ, dan sistem faali kita lalu dikembangkan sistem kendali operasi dan sistem organisasi yang efektif dan mampu menjawab
kebutuhan secara tepat. pola komunikasi intrasel (transduksi, transkripsi, translasi), antarsel (sitokin dan faktor pertumbuhan), antarjaringan dan organ
(hormon, neurotransmitter, atau neuropeptida), dan antarsistem badan (saraf dan endokrin), terbangun secara sistematis dan seimbang. Berbagai pertimbangan dalam proses pengambilan keputusan biologis yang melibatkan aspek biokimiawi,
ditentukan dan ditetapkan secara otonom dengan mempertimbangkan unsurunsur pengaruh yang datang dari mana saja. Semuanya menunjukkan kehebatan
sebuah program yang bersifat antisipatif dan adaptif.
Penelitian pada monyet (spesies Resus Makakus) menunjukkan, anak monyet yang dipisahkan dari induknya atau ditinggal mati induknya pada
usia dini mengalami perubahan perilaku sosial dan meningkatkan prosedur menyamankan diri sendiri (self comforting), seperti mengisap ibu jari (regresi).
ini terjadi pada bayi monyet yang dipisahkan dari induknya pada usia satu minggu. Kelompok lain yang dipisahkan dari induknya saat berusia satu
bulan, menunjukkan bahwa kita kelak saat dewasa cenderung mencari kenyamanan sosial Gen yang diduga bertanggung jawab terhadap pembentukan perilaku kenyamanan sosial yaitu gen Guanilat Siklase 1 Alfa 3 (GUSI 1A3). Gen ini secara statistik memiliki korelasi yang kuat dengan proses pembentukan perilaku kenyamanan sosial akut dan jangka panjang.
Pada monyet yang dibesarkan dalam lingkungan sosial normal, gen ini ditemukan terekspresikan dengan baik. Ekspresi gen yang ditandai dengan terdeteksinya kadar mRNA GUSI 1A3 lebih dominan di area amigdala
dibandingkan dengan area otak lain yang juga diuji. Kuat dugaan bahwa gen GUSI 1A3 yaitu salah satu gen yang berperan dalam prosedur pembentukan perilaku sosial , Gen yang Terkait Adiksi dan Penyimpangan Perilaku Gen penyandi Dopamin D2 Reseptor sebagai salah satu penyandi reseptor dopamin juga sudah diteliti hubungannya dengan kebiasaan merokok dan adiksi (kecanduan) nikotin Gen lain yang juga mempengaruhi kecanduan merokok yaitu gen Gamma Amino Butiric Acid-B Reseptor subunit 2 (GABA B2) pada kromosom 9 dan GABA-A-Reseptor
Associated Protein (GABA RAP) pada kromosom 17 ,
sedang variansi (polimorfisme) gen DRD4 yang diteliti pada mahasiswa dan mahasiswi Universitas Hebrew dan Universitas Ben Gurion di Nejev, Israel, menunjukkan bahwa 30 persen penyimpangan gen DRD4 berkorelasi dengan tingginya dorongan seksual dan variansi lainnya terkait dengan penurunan gairah seksual. Penelitian lain menunjukkan, gen DRD4 juga
berkaitan dengan kebisaan berjudi , Penyimpangan seksual juga dapat terjadi akibat adanya perubahan atau variansi pada kromosom X lengan p lokus 22.3. Kelainan yang sudah diteliti cukup mendalam yaitu sindroma Kallman yang terjadi sebab adanya mutasi
pada gen yang seharusnya memproduksi protein permukaan membran sel yang berperan sebagai pemandu proses migrasi sel-sel gonadotropin releasing
hormone (GnRH) dari area otak dekat bulbus olfaktorius (pusat penghiduan) ke kelenjar hipofise. Akibatnya, fungsi hipofise yang seharusnya merangsang
pembentukan hormon testosteron pada kelenjar testis terganggu ,
Kelompok yang memiliki potensi berkadar enzim rendah, namun tidak memperoleh perlakuan buruk pada masa kecil, ternyata tidak menjadi pribadi antisosial. pembentukan perilaku sosial, Gen yang Terkait Adiksi dan Penyimpangan Perilaku Gen penyandi Dopamin D2 Reseptor sebagai salah satu penyandi reseptor dopamin juga sudah diteliti hubungannya dengan kebiasaan merokok dan adiksi (kecanduan) nikotin , Gen lain yang juga mempengaruhi kecanduan merokok yaitu gen Gamma Amino Butiric Acid-B Reseptor subunit 2 (GABA B2) pada kromosom 9 dan GABA-A-Reseptor
Associated Protein (GABA RAP) pada kromosom 17 ,
sedang variansi (polimorfisme) gen DRD4 yang diteliti pada mahasiswa dan mahasiswi Universitas Hebrew dan Universitas Ben Gurion di Nejev, Israel, menunjukkan bahwa 30 persen penyimpangan gen DRD4 berkorelasi dengan tingginya dorongan seksual dan variansi lainnya terkait dengan penurunan gairah seksual. Penelitian lain menunjukkan, gen DRD4 juga
berkaitan dengan kebisaan berjudi ,
Penyimpangan seksual juga dapat terjadi akibat adanya perubahan atau variansi pada kromosom X lengan p lokus 22.3. Kelainan yang sudah diteliti
cukup mendalam yaitu sindroma Kallman yang terjadi sebab adanya mutasi pada gen yang seharusnya memproduksi protein permukaan membran sel
yang berperan sebagai pemandu proses migrasi sel-sel gonadotropin releasing hormone (GnRH) dari area otak dekat bulbus olfaktorius (pusat penghiduan)
ke kelenjar hipofise. Akibatnya, fungsi hipofise yang seharusnya merangsang pembentukan hormon testosteron pada kelenjar testis terganggu