virus
peneliti dari LIFE - Faculty of Life Sciences, the University of Copenhagen Denmark mengungkapkan bahwa virus stomatitis vesikuler (VSV)dimana sebelumnya pernah dijumpai oleh beberapa ilmuwan namun setelah lama ditemukan baru akhir akhir ini diketahui mempunyai potensi tinggi yang sebelumnya belum banyak diketahui,kini baru terasa bagi ilmuwan potensi virus ini yang mempunyai kemampuan ajaib terpendam yaitu bisa menyerang sel kanker dan suatu ekspresi molekul dari jenis sel kanker yang suka bersembunyi di balik benteng sistem pertahanan tubuh,peneliti menjumpai ada gerombolan sejenis sel kanker yang mengekspresikan banyak molekul imunostimulan cair, yang menjadi penyebab melemahnya kemampuan sistem pertahanan tubuh guna mengenali sel kanker yang akan menyerang ,sehingga bila pertahanan tubuh sampai tidak ada maka sel-sel berkembang menjadi kanker,Virus stomatitis vesikuler (VSV) merupakan cucu keturunan rhabdovirus ,dimana virus ini dahulunya berasal dari famili yang sama dengan virus rabies, yang mana dahulu terkenal pernah mengakibatkan makhluk hidup mengidap penyakit aneh yaitu penyakit mulut dan kaki pada sapi.
Dr. Kevin Harrington dari Institute of Cancer Research dan Dr. Alan Melcher sebagai kepala peneliti dari Leeds University mengungkapkan bahwa virus penyebab demam merupakan tokoh utama yang berperan mampu melacak dan menyerang tumor dan kanker .
ini berdasar hasil penelitian dari Inggris yang sengaja menyuntikkan reovirus ke dalam pembuluh darah 10 relawan pengidap kanker usus besar yangmana tumornya telah menyebar ke hati, ada beberapa metode terapi virus lain yang bisa diandalkan untuk menyerang kanker,namun reovirus merupakan jenis virus yang menunjukkan hasil yang efektif dan aman ,sehingga mengurangi kerusakan pada sel lainya akibat dampak penyerangan ini,reovirus ikut mengalir bersama sel pembuluh darah, virus berhasil bersembunyi dari sistem imun dan menuju targetnya,dan menunjukkan virus mampu menyerang kanker ini,virus ditenggarai mampu mengalir bersama sama mengalirnya sel darah berpotensi mampu menyerang komunitas sarang kanker yang bersembunyi pada aliran darah,peneliti berharap banyak agar virus bersedia menyerang tumor tumor kanker yang sulit diobati ,oleh sebab itu peneliti terus menyuntikan sebanyak banyaknya virus ke pembuluh darah para pasien mirip pada proses kemoterapi ,peneliti berharap agar pasukan reovirus khusus menargetkan seranganya ke kubu kubu pertahanan sel-sel kanker saja tanpa menghancurkan sel normal, sehingga diharapkan hanya muncul sedikit risiko bagi pasien,bila sel normal terkena dampak kehancuran akibat serangan virus,
virus herpes
herpes tidak hanya menyerang manusia namun hewan juga pernah diserang,
virus herpes tidak akan bertahan hidup lama di permukaan yang dingin dan kering seperti pada toilet umum , penularan herpes baru terjadi bila seseorang mempunyai luka terbuka di bagian tubuh lalu bersentuhan dengan orang lain yang mengidap virus herpes,
sebab kulit manusia tebal sehingga virus tidak mampu masuk kedalam tubuh seseorang menembus kulit tanpa memiliki luka terbuka, saat berhubungan mukosa area genital lebih mudah terkelupas dibandingkan kulit luar manusia,
penyakit herpes adalah bentuk lain penyakit cacar sebab merupakan peradangan kulit dengan tanda gejala gelembung berisi air , herpes dibagi 2 golongan yaitu herpes zoster dan herpes simpleks atau herpes genitalis , herpes genitalis disebabkan Virus Herpes Simpleks (VHS) merupakan infeksi peradangan pada kulit kelamin, ini ditularkan melalui hubungan seksual , laki laki yang belum disunat, selaput lendirnya tipis sehingga mudah tertular herpes genitalis, sebaliknya laki laki yang disunat berisiko kecil mendapat herpes genitalis sebab selaput lendirnya menebal menjadi kulit biasa, sehingga sulit tertular ,
herpes zoster ( shingles) cacar ular disebabkan Virus Varisela Zoster , dapat diatasi dengan pemberian obat antivirus obat golongan asiklovir , gejala tanda tandanya yaitu adanya gelembung cairan yang tampak di seluruh bagian tubuh,kemunculnya di tempat ituitu saja, tidak menyebar dan tidak berpindah kedaerah lain , ini edisi lanjutan dari penyakit cacar air,setiap orang yang terkena cacar air rentan terkena herpes zoster sebab jenis virus ini sama berasal dari virus penyebab cacar air , bedanya pada herpes zoster, gelembung berkelompok di bagian tertentu dan cairan lebih besar , cara menangani penyakit ini yaitu jagalah agar gelembung cairan ini tidak pecah, dengan memberi bedak, sebab bila pecah, maka berbagai macam kuman bakteri mikroorganisme virus akan masuk , untuk ibu hamil, herpes harus secepatnya diatasi sebelum persalinan,bila terlambat maka mengakibatkan radang selaput otak pada bayi, saat gelembung cairan lenyap ,karena diobati bukan berarti virusnya lenyap ,virus herpes masih tetap ada dalam tubuh, sebab virus menyembunyikan diri pada saraf tulang belakang lalu menunggu waktu menyerang lagi, faktor pemicu herpes muncul kembali yaitu kondisi tubuh melemah,
luka herpes yang terasa nyeri hanya di awal infeksi pertama saja, di infeksi kedua , ketiga, keempat tidak terasa sakit seperti yang pertama , herpes yang menyerang manusia digolongkan sebagai Human Herpes Viridae dan terdiri atas beberapa jenis virus, oleh sebab itu perlu diketahui keluarga virus Human HerpesViridae , yaitu:
-virus herpes simplex (HSV) dibagi 2 tipe, yaitu tipe HSV-1 dan HSV-2,
Tipe HSV- 2 berhubungan dengan alat kelamin penularannya karena adanya hubungan seksual tak jarang herpes virus tipe 1 muncul di bagian alat kelamin ,
Tipe HSV-1 berhubungan dengan bibir dan tidak berhubungan dengan alat kelamin,
pada waktu anak anak banyak yang terkena terkena HSV-1 yang tertular dari orangtua yang memiliki HSV-1 di bibirnya tertular saat mencium anaknya,
- Kaposi's Sarcoma associated Herpes Virus(KSHV), virus ini mengakibatkan penyakit kaposi sarkoma yaitu tumor pada para penderita AIDS,
- Roseolovirus, virus yang mengakibatkan penyakit roseola pada anak - anak,
- Virus Epstein Barr (HHV-4), virus epstein barr ini tidak memunculkan tanda tanda hanya penderita merasa flu sedang infeksi virus ini menyebabkan infeksi mononukleosis ,
- Cytomegalovirus (HCMV atau juga HHV-5),sebagai salah satu virus dari infeksi TORCH yang mengakibatkan ketidaknormalan janin,
- virus Varicella Zoster (VZV) adalah keluarga dari virus herpes, yang mengakibatkan cacar dan terus berada di dalam tubuh walaupun penderita sudah sembuh, virus ini bisa sewaktu waktu menjadi herpes zoster (cacar ular)
Simon Underdown, antropolog dari Oxford University mengungkapkan bahwa seseorang yang berusia 16 hingga 50 tahun bila terinfeksi herpes simplex virus tipe 2 (HSV-2) rentan menderita penyakit kelamin herpes ,peneliti menemukan Paranthropus boisei yaitu manusia purba pertama yang terjangkit virus herpes kelamin yang menyebar ke sebagian besar populasi manusia,Infeksi awal terjadi pada 3 hingga 1,4 juta tahun yang lalu,paranthropus boisei menularkan HSV-2 antara nenek moyang Homo sapiens dan kera,Virus herpes masuk ke dalam Homo erectus dan Paranthropus boisei lewat makanan daging simpanse yang terinfeksi, diDanau Turkana, Kenya Paranthropus boisei hidup berdampingan dengan Homo erectus nenek moyang manusia modern homo sapiens ,HSV-2 tidak ditularkan secara seksual seperti zaman modern,sebab Paranthropus boisei tidak tertarik Homo erectus,
Ebola merupakan virus RNA, mirip seperti influenza dan HIV , virus RNA bermutasi lebih cepat dari jenis virus lainya, virus bermutasi ,berevolusi atau beradaptasi dengan lingkungannya, virus yang pertama kali ditemukan di Sungai Ebola, Kongo, sehingga bernama ebola,antelop hutan, kera ,kelelawar yang menularkan virus ini melalui pembuluh darah kepada manusia,pemakaman korban Ebola dan lingkungan sekitarnya seperti benda benda yang pernah dipegang penderita yang telah terkontaminasi virus ini langsung memasuki tubuh manusia ,sebab memiliki kontak langsung dengan tubuh mayat,
masa inkubasi virus Ebola ini 2 hingga 3 minggu dengan diagnosa yang sulit,gejala Ebola yaitu pendarahan di dalam dan di luar tubuh, nyeri perut, nafsu makan hilang,demam, sakit kepala, nyeri otot , sendi, diare, muntah, mata merah,ruam, sakit tenggorokan, nyeri dada,batuk,kesulitan menelan, angka harapan hidup penderita Ebola 0% ,sebab virus ebola ini menggerogoti sistem ketahanan tubuh dengan cepat, hingga sekarang telah ada vaksin yang mampu menyembuhkan penyakit Ebola namun masih dalam tahap penyempurnaan,Ebola telah mewabah di 4 negara di Afrika Barat, yaitu Nigeria, Sierra Leon, Liberia, Guinea,
Virus ini pertama kali menelan korban di Guinea kemudian menyebar menular kepada 1500 orang di Nigeria ,Liberia, Sierra leone ,
Desember 2013 tim dari Institut Pasteur, Prancis untuk pertama kalinya menganalisa wabah ebola di Guinea dengan Emile Ouamourno anak berusia 2 tahun di desa Meliandou yang pertama terjangkit ebola meninggal 4 hari sesudah gejala muntah-muntah juga demam tinggi ,beberapa minggu kemudian ibu ,nenek ,adik Ouamourno meninggal disebabkan virus ebola bermutasi tidak dapat diperkirakan ,seseorang terinfeksi ebola namun tidak menampakan gejala lebih berpotensi menyebarkan virus, ini diperoleh sesudah menganalisa ratusan sampel darah dari pasien Ebola di Afrika Barat sejak Desember 2013,
virus, yaitu mikroba parasit berukuran mikroskopik aktif menginfeksi inangnya,.Virus sebagai agen penyakit dan agen pewaris sifat ,Sebagai agen penyakit,virus memasuki sel dan menyebabkan perubahan-perubahan bagi sel, yang menyebabkan kematian pada sel yang diinfekinya,sebagai agen pewaris sifat, virus memasuki sel dan tinggal di dalam sel secara permanen, tidak membahayakan bagi sel ,namun virus bertindak sebagai agen penyakit atau sebagai agen pewaris sifat tergantung dari sel-sel inangnya juga lingkungan,
virus dianggap benda hidup, sebab virus dapat memperbanyak diri (replikasi) dalam tubuh inang, Virus dianggap benda mati sebab virus dapat dikristalkan,
Virus sebagai organisme non-seluler, sebab tidak mempunyai sitoplasma,tidak bisa membelah ,tidak mempunyai organel sel,
Saat ini telah lebih dari 61 famili virus diidentifikasi, 21 diantaranya memiliki
jenis yang menyerang manusia dan hewan,
tokoh tokoh penemuan virus pertama yaitu:
Martinus W. Beijerinck 1896 di Belanda
menemukan partikel yang dapat bereproduksi pada tanaman, namun tidak dapat bereproduksi pada medium pertumbuhan bakteri, partikel itu hanya
dapat hidup pada makhluk hidup yang diserangnya,
Wendel M. Stanley 1935 di Amerika
mengkristalkan partikel inj, Partikel mikroskopis itu lalu dinamai
TMV (Tobacco Mosaic Virus).
Adoft Mayer tahun 1883 di Jerman
diawali munculnya penyakit bintik kuning pada daun tembakau. Ia
menyemprotkan getah tanaman sakit ke tanaman sehat,
Dmitri Ivanovski 1892 di Rusia
menyaring getah tanaman yang sakit dengan filter bakteri sebelum
disemprotkan ke tanaman sehat,hasilnya, tanaman sehat tetap tertular.
ada partikel yang lebih kecil lagi dari bakteri yang lolos
saringan yang menularkan penyakit,
Virus berasal dari bahasa yunani “Venom” yang artinya racun, Virus termasuk parasit
mikroskopik yang menginfeksiselorganisme biologis, virus yaitu
partikel tersusun atas elemen genetik (genom) yang mengandung salah satu asam
nukleat yaitu asam ribonukleat (RNA) atau asam deoksiribonukleat (DNA) yang dapat berada dalam dua kondisi yang berbeda, yaitu secara ekstrseluler diluar tubuh inang dan intraseluler dalam tubuh inang ,
Virus bersifat hidup dan mati. Sifat hidup yaitu dapat bereproduksi dengan replikasi dan hanya dapat dilakukan didalam sel inang ,
mempunyai asam nukleat namun tidak keduanya (hanya RNA atau DNA ),
(parasit obligat intraseluler). Sifat mati (aseluler) yaitu dapat di kristalkan dan dicairkan, struktur nya berbeda dengan sel dan tidak melakukan metabolisme sel,partikel virus secara keseluruhan ketika berada di luar inang yang terdiri dari asam
nukleat yang dikelilingi oleh protein dikenal dengan nama virion. Virion tidak melakukan aktivitas reproduksi biosinteis , saat virion memasuki sel inang, baru kemudian akan terjadi proses reproduksi. Virus saat memasuki sel inang akan mengambil alih aktivitas inang untuk memproduksi bahan pembentuk virus,
Virus hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron, ukuran virus lebih kecil daripada bakteri,ukurannya dari 0,02 mikrometer hingga 0,3 mikrometer (1 μm = 1/1000 mm). Unit pengukuran virus dinyatakan dalam nanometer (nm). 1 nm adalah 1/1000 mikrometer dan seperjuta milimeter ,virus polio yaitu virus terkecil yang hanya berukuran 28 nm. , Virus cacar salah satu virus dengan ukuran terbesar , yaitu berdiameter 200 nm, Bentuk virus bervariasi dari segi ukuran , komposisi kimiawinya bentuk dan bentuk virus ,ada virus yang berbentuk silindaris, T, bulat, oval, memanjang,
Kepala virus berisi DNA, RNA dan diselimuti kapsid, Kapsid tersusun oleh
satu unit protein yang dinamakan kapsomer,
isi virus berada di sebelah dalam kapsid yang berupa materi genetik atau molekul pembawa sifat keturunan yaitu DNA atau RNA. Virus hanya mempunyai satu asam nukleat saja yaitu satu DNA atau satu RNA saja, tidak kedua-duanya. Asam nukleat bergabung dengan protein dinamakan nukleoprotein, virus fage berisi DNA,Virus hewan atau tanaman berisi DNA atau RNA ,
struktur virus ada 2 macam yaitu virus telanjang dan virus terselubung (bila terdapat selubung luar (envelope) yang terdiri dari protein dan lipid. Ekor virus terdiri atas tabung bersumbat yang terdapat benang serabut. virus yang menginfeksi sel eukariotik tidak mempunyai ekor,
Kapsid yaitu lapisan pembungkus tubuh virus yang tersusun atas protein,kapsid
terdiri dari beberapa kapsomer yang terikat satu sama lain,
fungsi Kapsid yaitu mempermudah penempelan pada proses penembusan ke dalam sel,membentuk virus,pelindung dari kondisi lingkungan yang mengancam,
ekor virus Serabut ekor yaitu bagian yang mirip jarum berguna untuk menempelkan tubuh virus pada sel inang, ekor ini melekat pada kepala kapsid,
Virus memanfaatkan metabolisme sel penjamu untuk membantu sintesis protein virus dan virion baru, virus ditumbuhbiakan pada sel, baik turunan sel sekunder atau kontinu, Jenis biakan sel mengembangbiakan virus sering berasal dari jaringan tumor, yang dapat digunakan secara terus menerus,replikasi virus dalam sel dapat di deteksi tahap replikasi :
1.Peletakan (Adsorpsi ) yaitu tahap penempelan virus pada dinding sel inang, Virus
menempelkan sisi reseptor site ke dinding sel bakteri,
2. Penetrasi sel inang yaitu enzim dikeluarkan untuk membuka dinding sel bakteri,
molekul asam.nukleat (DNA/RNA) virus bergerak melalui pipa ekor dan masuk ke dalam sitoplasma sel melalui dinding sel yang terbuka,pada virus telanjang, proses
ini dengan cara fagositosis virion (viropexis), pada virus terselubung dengan cara fusi yang diikuti masuknya nukleokapsid ke sitoplasma,
3. Eklipase yaitu asam nukleat virus memakai asam nukleat bakteri untuk
membentuk komponen tubuh virus ,
4. Pembentukan virus (bakteriofage) baru yaitu komponen tubuh virus yang terbentuk digabungkan untuk menjadi virus baru. 1 sel bakteri dihasilkan 100 sampai 200 virus baru,
5. Pemecahan sel inang yaitu : pecahnya sel bakteri dengan terbentuknya enzim lisoenzim ,yang melarutkan dinding sel bakteri sehingga pecah kemudian keluarlah virus-virus baru untuk mencari sel bakteri lain,
virus bernama famili ditandai dengan akhiran viridae. Nama subfamili diberi akhiran virinae, Nama akhiran genus diberi akhiran virus , virus berdasarkan kriteria :
- Adanya enzim spesifik, terutama polimerase RNA dan DNA yang penting bagi replikasi ,
-Jenis asam nukleat (DNA/ RNA) berantai ganda/ tunggal,
-Ukuran dan morfologi termasuk tipe simetri kapsid,
-Kepekaan terhadap zat kimia dan kondisi fisik,
- banyaknya kapsomer untuk virus ikosohedarial atau diameter nukleokapsid untuk virus ,helikoidal
menurut DNA, famili virus terdiri atas:
Adenoviridae, Papovaviridae, Herpesviridae,Parvoviridae,Hepadnaviridae , Poxviridae
menurut RNA, famili virus terdiri atas:
Picontohrnaviridae , Rhabdoviridae,Caliciviridae ,Filoviridae,
Togaviridae , Paramyxoviridae,Flaviviridae ,Orthomyxoviridae, Bunyaviridae , Reoviridae,Arenaviridae ,Retroviridae,Contohronaviridae
virus mempunyai 2 peran, yaitu peran virus sebagai mikroorganisme
yang merugikan dan menguntungkan, Virus yang merugikan yaitu Virus yang menyebabkan berbagai jenis penyakit pada manusia, hewan dan tumbuhan,
Virus yang menguntungkan yaitu Virus berperan dalam bidang rekayasa genetika
sebab dapat dipakai untuk cloning gen atau reproduksi DNA yang secara genetis
identik, contoh yaitu virus yang membawa gen untuk mengendalikan
perkembangbiakan serangga. Virus juga dipakai untuk terapi gen manusia sehingga diharapkan penyakit genetis, seperti kanker dapat diatasi,
Proses infeksi virus bisa melalui berbagai jaringan, antaralain:
-Melalui kulit dan mukosa genitalia,seperti :cytomegalovirus pemicu hepatitis, virus herpes simplex1 pemicu stomatitis, flavivirus pemicu DBD, rabies pemicu rabies,
- Melalui plasenta seperti : virus cytomegalovirus dan virus rubella,
- Melalui saluran pernafasan seperti :virus variola pemicu penyakit cacar, virus varicella pemicu penyakit cacar air., virus influenza pemicu influensa, virus
rubeola pemicu campak, ronavirus pemicu SARS,
-Melalui saluran pencernaan seperti : rotavirus pemicu diare ,virus hepatitis A,B, poliomielitis pemicu polio,
contoh virus yang merugikan:
A. Virus Herpes Simpleks (HSV)
Virus Herpes Simpleks yaitu virus DNA yang memicu infeksi akut pada kulit yang ditandai dengan adanya vesikel yang berkelompok di atas kulit Ada 2 tipe virus herpes simpleks yang sering menginfeksi yaitu : HSV-Tipe I (Herpes Simplex virus Type I), HSV-Tipe II (Herpes Simplex Virus Type II).HSV-Tipe I menginfeksi daerah mulut dan wajah (Oral Herpes), HSV-Tipe II menginfeksi daerah genital anus ,
(Genital Herpes). HSV-1 memicu munculnya gelembung berisi cairan yang
terasa nyeri pada mukosa wajah, sekitar mata dan mulut, HSV-2 atau herpes
genital ditularkan melalui hubungan seksual dan memicu gelembung berisi
cairan yang terasa nyeri pada membran mukosa alat kelamin. Infeksi pada vagina
terlihat seperti bercak dengan luka, mungkin muncul iritasi, kesulitan bernapas kejang penurunan kesadaran ,pusing, kekuningan pada kulit (jaundice)
masa tunas 2 sampai 12 hari ,
B. Virus Varisela-Zoster (VZV)
virus DNA terselubung, berdiameter 150 sampain 200 nm , memicu
penyakit cacar air , penyebaran melalui droplet atau kontak langsung
dengan cairan vesikel, masa tunas 2 minggu dengan rentang 7 hingga 23 hari.
Virus masuk melalui traktus respiratorius diikuti oleh viremia dan ruam generalisata
(cacar air). Pencegahan dengan imunoglobolin zoster (ZIG)
C. Virus Influenza tipe A
pemicu penyakit flu burung, virus berbahaya yaitu tipe H5N1 (H = Haemagglutinin, N= neuramidase). Virus ini menular dari burung ke burung, dapat menular dari
burung ke manusia. Virus ini mampu bertahan hidup di air sampai 4 hari pada suhu 22oC. Virus dapat mati pada pemanasan 60oC selama 30 menit atau 56oC selama 3 jam, dengan detergent, desinfektan misal formalin, cairan iodine, Virus ini termasuk famili Orthomyxoviridae.
D. Virus Hepatitis
Hepatitits atau radang hati disebabkan oleh beberapa virus yang berbeda seperti virus hepatitis A, B, C, D, E.
a..Virus Hepatitis A (HAV)
anggota virus famili picornaviridae, genus hepatovirus, virus RNA tidak
berselubung berukuran 28 sampai 32 nm, hanya terdiri dari satu serotipe.
epidemiologi : air minum dan makanan yang terkontaminasi virus
Patogenesis : terjadi secara fekal-oral,dengan masa tunas 3 sampai 5
minggu , virus terdapat dalam darah sejak 2 minggu sebelumnya,
hingga 1 minggu sesudah timbul ikterus dan sedikit lama di tinja semua
usia rentan terjangkit infeksi hepatitis A dan keparahan penyakit
meningkat seiring bertambahnya usia, HAV dapat ditularkan
melalui kontak seksual , transfusi darah ,
b.Virus Hepatitis B (HBV)
Hepatitis B sebagai penyakit menular serius dari hati, virus ini anggota dari famili
hepadnaviridae, virus DNA berukuran kecil beruntai ganda parsial 3,2 kb yang
mengkode tiga protein permukaan, yaitu antigen permukaan (HbsAg), Antigen
inti (HbcAG), protein pra inti (HbeAg), protein polimerase aktif yang besar, dan
protein transaktivator. Patogenesis : HBV ditularkan melalui darah dan
produk darah, kongenital, dan seksual , Secara vertikal melalui pasase di jalan
lahir , Masa tunas 50 sampai 180 hari. Replikasi virus hepar memicu lisis hepatosit oleh sel T sitotoksik, Kerusakan hepar membaik dalam 8 hingga 12 minggu, Penyakit yang di sebabkan oleh HBV yaitu karsinoma hepatoseluler, Hepatitis akut, kronis, dan fulminan; sirosis hepatis,
c.Virus Hepatitis C (HCV)
HCV yaitu virus RNA yang masih berkaitan dengan genus pestivirus dari
famili flaviviridae dengan diameter 4 hingga 50 nm. Terdapat variabilitas genom yang tertinggi dengan sedikitnya 6 genotip berbeda (paling tidak ada 6
dan beberapa subtipe,
d.Virus Hepatitis D (HDV)
Virus hepatitis D adalah sebuah virus RNA cacat yang dapat bereplikasi hanya
pada sel yang terinveksi HBV.
e.Virus Hepatitis E (HEV)
Morfologi, ukuran dan susunan genom mirip calicivirus namun virus ini belum
diklasifikasikan tersendiri. Serotipe tunggal. Patogenesis : penularan melalui fecal-oral dan melalui transfusi darah di negara endemis , Masa tunas 6 minggu. Infeksi memicu pembentukan antibodi IgM dan IgM spesifik. Penyakit yang disebabkan oleh HEV yaitu hepatitis akut swasirna tanpa tanda-tanda infeksi kronis.
E. Human Immunodeficiency Virus (HIV)
anggota subfamili lentivirinae dari famili retroviridae. Virus RNA
berselubung. Dengan diameter 100 sampai 150 nm. HIV adalah retrovirus yang
menyerang organ vital sistem kekebalan manusia seperti sel T CD4+
(sejenissel T), makrofaf, dan sel dendritik. Bereplikasi melalui DNA perantana
menggunakan DNA polimer yang dikendalikan oleh RNA (reverse transcriptase).
Terdapat 2 tipe yaitu: HIV-1 dan HIV-2. HIV-1 dibagi menjadi 3 kelompok: kelompok
M, O, N. Patogenesis :HIV secara langsung atau tidak langsung merusak sel T CD4+
padahal sel T CD4+ dipelukan agar sistem kekebalan tubuh berfungsi baik. bila
HIV membunuh sel T CD4+ sampai terdapat kurang dari 200 sel T CD4+
permikroliter(μL) darah, kekebalan selular hilang, akibatnya muncul AIDS. Infeksi akut HIV dilanjutkan dengan infeksi HIV laten klinis sampai
ada gejala infeksi HIV awal dan kemudian AIDS, yang diidentifikasi
berdasarkan jumlah sel T CD4+ di dalam darah dan adanya infeksi tertentu. AIDS
sebagai bentuk kronis akibat infeksi HIV. Setelah infeksi primer, berlangsung
fase infeksi asimtomatik selama 2 hingga 15 tahun. Selama tahap ini terjadi produksi HIV dalam jumlah besar dan menurunnya jumlah limfosit. Penyakit yang diakibatkan oleh HIV, AIDS ditandai oleh penyakit berat akibat infeksi generalisasi oleh tumor,bakteri, virus, jamur, protosoa ,
diagnosa : deteksi antigen dan antibodi HIV-spesifik melalui tes aglutinasi partikel
pasif (PPAT), EIA, dan western blot (WB). Teknik molekular untuk mendeteksi HIV,
perhitungan jumlah virus dan penemuan resistensi obat ,
Terapi pengobatan : obat antiretroviral , nucleoside reverse transscriptase inhibitor seperti zidovudin, lamivudin, dan non-nucleoside reverse transcriptase inhibitor seperti nevarapin dan delavirdin , inhibitor protease seperti indinavir, retonavir dan inhibitor fusi seperti T-20 enfuvirtide , Kombinasi tiga jenis obat (highly active antiretroviral therapy atau HAART)
F. Virus Dengue
Virus Dengue hanya dapat hidup dalam sel hidup, ini salah satu virus yang
termasuk dalam famili Flavividae. Virion Dengue merupakan partikelsferis dengan
diameter nukleokapsid 30nm dan ketebalan selubung 10 mm, sehingga diameter
virion 50 nm. Genon virus Dengue terdiri dari asam ribonuleat berserat
tunggal , panjangnya 11 kilibasa. Genon terdiri dari protein structural dan
protein non structural, yaitugen C mengkode sintesa nukleokapsid (Capsid), gen M
mengkode sintesa protein M(Membran) dangan E mengkode sentesa glikoprotein
selubung (Envelope). Virus dengue mempunyai 4 jenis serotipe yaitu DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4. masing-masing tipe memiliki subtipe (strain) yang jumlahnya ratusan, sesuai daerah asal virus itu. Serotipe DEN-2 dan DEN-3 adalah pemicu wabah demam berdarah di Asia Tenggara. Infeksi DD/DBD dapat ditularkan pada manusia melalui gigitan vector nyamuk Aedes aegyptidan Aedes albopictus betina. Virus dengue dapat berkembang biak didalam tubuh manusia dan hewan,
G. Virus Polio
Virus polio penyebab penyakit polio. Penyakit polio menyerang anak-anak kecil. Polio menyebabkan kelumpuhan,demam, sakit kepala, muntah,sakit perut,nyeri otot,kekakuan pada leher dan punggung, pasien dapat pulih,namun yang parah,
penyakit ini memicu cacat permanen dan kematian. penyakit ini menular, Virus memasuki tubuh melalui rute mulut dan akhirnya menyerang sistem
saraf pusat. masa inkubasi 7 sampai 14 hari, dengan waktu antara 3 sampai 35 hari.
Pencegahan dilakukan dengan Vaksinasi yaitu vaksin polio: Vaksin Polio Inaktivasi(IPV) yang diberikan melalui suntikan. dan Vaksin Polio Oral(OPV) yang diberikan melalui mulut
H. Paramyxovirus
Virus RNA berselubung berbentuk bulat atau pleomorfik, berdiameter 150 sampai 300 nm, genom tidak bersegmen, mempunyai 4 genus yaitu: pneumovirus , paramyxovirus (parainfluenzavirus tipe 1 sampai 4), rubulavirus (virus mumps), mobillivirus (virus campak).
a .Virus campak
Campak atau measlesatau rubeola yaitu penyakit infeksi akut yang menular,yang disebabkan oleh paramixovirus yang menyerang anak-anak,penyakit ini ditularkan dari orang ke orang melalui percikan liur , Virus campak sensitif temperatur sehingga virus ini tidak aktif pada suhu 37 derajat Celcius atau jika dimasukkan ke dalam lemari es selama beberapa jam, pembekuan lambat membuat infektivitasnya akan hilang, gejala gejala eksantem akut, demam, kadang kataral selaput lendir dan saluran pernapasan, gejala-gejala mata, kemudian diikuti erupsi makulopapula yang
berwarna merah dan diakhiri dengan deskuamasi dari kulit.
b. Virus mumps
Mumps virus adalah RNA virus yang termasuk dalam genus Rubulavirus. Virus
ini yaitu virus yang mempunyai amplop dan pada sepanjang permukaannya
ada tonjolan-tonjolan yang terlihat mirip paku-paku yang besar,
Penyakit akibat infeksi dari mumps virus yaitu penyakit beguk mumps.Virus ini menyerang kelenjar air liur (kelenjar parotid).Gejala nya yaitu pembengkakan pada kelenjar parotid, panas tinggi,dan nyeri saat menelan, pengobatan yaitu
Paracetamol atau Acetaminophen pada anak yang demam, imunisasi MMR (untuk
pertahanan terhadap Measles, Mumps, dan Rubella), penyakit ini menular melalui droplet ludah atau bahan yang terkontaminasi mumps virus tidak terinfeksi untuk kedua kalinya karena mumps virus hanya mempunyai satu jenis antigen virus yang menyerang korbanny
c . Pneumovirus (Respiratory syncytial virus (RSV)
Penyakit yang disebabkan oleh virus ini adalah : bronkiolitis, aktivitas virus meningkat selama musim dingin di dunia beriklim dingin ,
masa tunas 2 sampai 8 hari, menginfeksi epitel traktus respiratorius atas dan kemudian menyebar ke seluruh traktus respiratori bawah,
d. Virus parainfluenza
Virus para-influenza penyebab sindroma batuk rejan, bronkiolitis dan penyakit demam saluran nafas bagian atas, virus influenza bukan penyebab terbesar terjadinya sidroma saluran pernafasan kecuali hanya epidemi-epidemi saja. pada bayi virus influenza penyebab penyakit saluran nafas bagian atas dari pada saluran nafas bagian bawah.
I. Virus Rabies
Virus rabies yaitu single strandedRNA, berbentuk seperti peluru berukuran 180 x
75 μm. ada 7 genotip Lyssavirus dimana genotip 1 penyebab rabies yang paling banyak di dunia.Virus ini bersifat labil dan tidak viable bila berada diluar inang. Virus menjadi tidak aktif bila terpapar sinar matahari,sinar ultraviolet, pemanasan 1 jam selama 50menit, pengeringan, dan sangat peka terhadap pelarut alkalis seperti sabun, desinfektan, serta alkohol 70%.Reservoir utama rabies adalah anjing domestik, Rabies yaitu penyakit zoonosis yang disebabkan oleh virus RNA dari genus Lyssavirus, famili Rhabdoviridae,virus berbentuk seperti peluru yang bersifat neurotropis,menular , disebabkan oleh gigitan anjing, Rabies adalah infeksi virus akut yang menyerang sistem saraf pusat manusia , Pada pasien yang tidak divaksinasi, kematian mencapai 100%.
